Pagi ini Selasa (22/09/2020) saat melaksanakan pengaturan di Tugu Juang Nanga Pinoh, Aipda Yanto S AP selaku Kanit Laka Sat Lantas Polres Melawi Provinsi Kalimantan Barat. Mendapat laporan dari masyarakat ada keluarganya yang tidak mampu sedang sakit mau melahirkan tapi tidak ada biaya dan kendaraan untuk kerumah sakit.
“Saat kami datang ke rumahnya kami melihat kondisi rumahnya sangat memprihatinkan, sangat memprihatinkan pasca banjir, rumah dan prabotan rusak, saat kami datang bayi sudah keluar tapi kondisi ari-ari (tembuni) masih dalam perut ibunya,” terangnya.
“Ibu tersebut sempat tidak mau dibawa kerumah sakit karena tidak ada biaya, tapi kami tetap bawa dan meyakinkan ibu tersebut jangan menghawatirkan masalah biaya, penanganan diutamakan dulu untuk menyelamatkan ibu dan anak, kami membawa Ibu tersebut ke rumah sakit bunda jaya,” tambahnya.
Kasat Lantas Polres Melawi IPTU Suwaris mwnyampaikan sangat bangga dengan kesigapan anggotanya dilapangan. Karena tugas polantas bukan hanya mengatur lalu lintas tapi juga sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat.
“Tugas Polantas bukan hanya di jalan raya untuk mengatur lalu lintas tapi sebagai abdi masyarakat polantas juga harus mengutamakan keselamatan masyarakat yang sangat membutuhkan pertolongan” Ucapnya. (Rel/Abror Vandozer)



![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-225x129.jpg)


![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-129x85.jpg)



![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
