WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Akses jalan menuju PT Hijau Lestari Banyuasin Sumatera Selatan diduga ditutup sejumlah preman.
Penutupan akses jalan ini berada di Jalan Sabar Jaya, Desa Pematang Palas, Kecamatan Banyuasin 1, Kabupaten Banyuasin Sumsel, pada Rabu siang 12 Maret 2025 hingg saat ini Jumat 14 Maret 2025.
Aksi tersebut berdampak terhadap 38-an lebih supir truk yang terdampar berhari-hari di jalan, bahkan terancam kelaparan.
Ditutupnya jalur masuk armada secara sepihak, terlebih terdapat tuangan pemberitahuan tanah seluas 168.300 m2 atau 16.83 hektare dalam pengawasan advokat.
Dilarang memasuki atau beraktivitas di lokasi sampai ada keputusan pengadilan berkekuatan hukum tetap atau telah terjadi perdamaian antara kami dengan PT Hijau Lestari tersebut.
“Benar pak, untuk penutupan ini belum diketahui jelas apa permasalahannya. Namun puluhan supir truk terancam kelaparan di jalan dan susah mencari buka puasa,” kata seorang sopir truk A.
Dia berharap kepada aparat kepolisian agar membubarkan dugaan aksi premanisme di tempat kejadian perkara [TKP].
“Saya harap para supir dan karyawan pabrik, bisa kembali melakukan kegiatan usaha masing-masing,” ujarnya.
Sementara, Humas PT Hijau Lestari Heri Wahyudi saat dikonfirmasi membenarkan adanya penutupan akses jalan menuju pabrik tersebut. “Benar mas, ada penutupan akses jalan menuju pabrik itu,” ungkapnya.
Kalau penyebabnya, jelas Heri, masalah akses tanah yang belum jelas menuju PT Hijau Lestari.
“Para sopir ini dihadang dan tidak bisa maju atau mundur,” sebutnya.
Dia berharap kepada pihak terkait lainnya untuk membuka akses jalan di lokasi tersebut.
“Kasian para supir dan karyawan PT Hijau Lestari mau kerja gimana? Kalau ditutup akses jalan terpaksa para karyawan mogok kerja pak,” jelas Heri Wahyudi.
Akibat penutupan jalan, diduga oleh sekelompok preman ini mengakibatkan pabrik tidak dapat memasok bahan baku untuk produksi sehingga pabrik terancam lumpuh tidak dapat beroperasi sehingga ribuan karyawan pabrik terancam dirumahkan.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media mencoba mengonfirmasi pihak aparat kepolisian terkait penutupan akses jalan tersebut namun belum mendapat respon. [AbV/dw]





![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-225x129.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)



![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-129x85.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
