BKPSDM Palembang Nyatakan Penunjukan Sesuai Regulasi, LGI Sumsel: Narasi Abai Sistem Merit

- Jurnalis

Selasa, 30 September 2025 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua LGI Sumsel, Al Anshor SH, usai menyerahkan surat laporan terkait dugaan pelanggaran Sistem Merit dalam Promosi Jabatan PNS Kota Palembang, ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi [KemanPAN-RB] di Jakarta. [Foto: AbV-WI]

Ketua LGI Sumsel, Al Anshor SH, usai menyerahkan surat laporan terkait dugaan pelanggaran Sistem Merit dalam Promosi Jabatan PNS Kota Palembang, ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi [KemanPAN-RB] di Jakarta. [Foto: AbV-WI]

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Soal lontaran pernyataan Kabid BKPSDM [Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia] terkait penunjukan Roby Yulyadi sebagai Sekretaris merangkap Plt Kepala PUPR Kota Palembang sesuai regulasi, dinilai Laskar Garuda Indonesia Provinsi Sumatera Selatan [LGI Sumsel] justru mengabaikan sistem Merit dalam manajemen.

“Hal ini berpotensi menyebabkan ketidakpastian karier, demotivasi, serta penurunan profesionalisme ASN,” ungkap Ketua LGI Sumsel, Al Anshor SH.

Menurut Anshor, penunjukan pejabat harus didasarkan pada kompetensi, kinerja, dan kualifikasi, bukan sekadar memenuhi persyaratan administratif. Meskipun secara formal regulasi terpenuhi, dikhawatirkan keputusan ini tidak sejalan dengan semangat sistem Merit yang bertujuan menciptakan birokrasi profesional. “Jangan menghalalkan segala regulasi hanya untuk ambisi, namun tidak ada kompetensi, yang berdampak pada kolusi semata,” tegasnya.

Baca Juga:  Kejati Sumsel Sita 14 Aset PT KMM Pusaran Korupsi Distribusi Semen

Pernyataan LGI Sumsel ini menjadi sorotan balik terhadap penjelasan dari Badan BKPSDM Kota Palembang. Sebelumnya, melalui Kabid Mutasi dan Promosi, Salman Zaki, menyatakan bahwa penunjukan Roby Yulyadi telah sesuai dengan Surat Edaran BKN nomor 7 dan 1 Tahun 2021, serta mendapat rekomendasi dari BKN.

Baca Juga:  Sosialisasi Perwali Soal Sampah 17/2026 hingga Terapan Sanksi bagi Pelanggar di Palembang

Namun, LGI Sumsel menilai bahwa kepatuhan pada regulasi saja tidak cukup. Prinsip sistem merit, yang menjamin penempatan ASN berdasarkan kualifikasi dan kompetensi terbaik, harus menjadi landasan utama. Apabila prinsip ini diabaikan, dampaknya bisa meluas pada kinerja birokrasi dan moral ASN itu sendiri.

Dengan pernyataan ini, LGI Sumsel mengajak Pemkot Palembang untuk tidak hanya berfokus pada legalitas formal, tetapi juga pada esensi dari sistem merit yang merupakan pilar penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. [Abror Vandozer]

Berita Terkait

Aksi Tawuran Brutal di Lambidaro Palembang, Enam Pemuda Direhabilitasi
Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan
PN Palembang Tegaskan Eksekusi Lahan Eks Cineplex Cinde Sah, Perlawanan Tergugat Tak Hentikan Pelaksanaan
DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja
Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎
ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat
Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan
AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:09 WIB

Aksi Tawuran Brutal di Lambidaro Palembang, Enam Pemuda Direhabilitasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:56 WIB

Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:22 WIB

PN Palembang Tegaskan Eksekusi Lahan Eks Cineplex Cinde Sah, Perlawanan Tergugat Tak Hentikan Pelaksanaan

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:29 WIB

ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat

Berita Terbaru