WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Menteri Keuangan Sri Mulyani menuturkan bahwa untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, investasi di bidang SDM menjadi sangat penting, bahkan menjadi ciri dari suatu negara berpendapatan tinggi (high-income country).
“Makanya di dalam APBN, investasi di bidang sumber daya manusia adalah yang terbesar, pendidikan itu 20%, kesehatan 5,6% untuk tahun depan, dan untuk social safety net kita itu mendekati 18% kalau total terhadap subsidi kompensasi,” ujarnya.
Selain itu, Menkeu juga memaparkan insentif pemerintah kepada industri manufaktur, baik dari aspek penerimaan negara, belanja, maupun pembiayaan. Dari sisi penerimaan negara, pemerintah memberi insentif antara lain berupa tax holiday, tax allowance, dan skema pajak ditanggung pemerintah (DTP).
“Kita melakukan apa yang disebut tax holiday, tax allowance, atau kadang-kadang kita membuat tax yang ditanggung pemerintah DTP kayak seperti sekarang kita me-launch properti agar bisa meningkatkan demand side dan kemudian men-stimulate supply side-nya,” kata Sri Mulyani.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-225x129.jpg)





![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-129x85.jpg)







![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

