KAPAN KITA BERDEKAPAN KEMBALI, YA RAMADHAN?

- Jurnalis

Sabtu, 8 Juni 2019 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi.net

Gambar Ilustrasi.net

kuntum bunga pun mekar. setelah aroma kembang datang dari kesucian beranda masjid. lalu kucium lenganMu dengan senandung takbiran

malam selepas Ramadan berlalu, Kau tinggalkan surat-surat kesucian dengan segala firman di jalan lengang

Baca Juga:  PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

aku tenggelam dalam kejernihan air mata di kedalaman sungai musiMu. kapan kita berdekapan lagi Kekasih?

dari iringan para pentakbir, suara-suara itu bagai gelombang di malam lengang,. gelap bersenandung dalam kesedihan. kapan aku mencuim aromamu kembali, ya Ramadan?

Baca Juga:  PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

 

Tirta Bening, 4 Juni 2019

Berita Terkait

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA
Pergelaran Puisi Negeri Retak, Ditampilkan di Purawisara Amphitheater Malioboro
PUASA, KEDENGKIAN, DAN KESOMBONGAN
Baca Puisi, Halimah Munawir Getarkan TIM !
BENCANA DATANG, BRAK, HARTA DAN NYAWA PUN TERTIMBUN LUMPUR !
Secara Psikis, “Difabel” Dididik dengan Seni Sastra !
KMP Gelar Literasi Sastra: Inklusi dan Pemerataan Edukasi
Harsinas Dekatkan Puisi ke Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:47 WIB

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:11 WIB

Pergelaran Puisi Negeri Retak, Ditampilkan di Purawisara Amphitheater Malioboro

Kamis, 16 April 2026 - 16:02 WIB

PUASA, KEDENGKIAN, DAN KESOMBONGAN

Sabtu, 27 Desember 2025 - 14:17 WIB

Baca Puisi, Halimah Munawir Getarkan TIM !

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:35 WIB

BENCANA DATANG, BRAK, HARTA DAN NYAWA PUN TERTIMBUN LUMPUR !

Berita Terbaru