Konsep Pasar Apung Rampung, Estimasi Rp700 Miliar

- Jurnalis

Rabu, 26 Januari 2022 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Palembang H Harnojoyo memimpin rapat terkait finalisasi konsep perencanaan Pasar Terapung Darussalam di rumah dinas Walikota, Rabu [26/1]

Walikota Palembang H Harnojoyo memimpin rapat terkait finalisasi konsep perencanaan Pasar Terapung Darussalam di rumah dinas Walikota, Rabu [26/1]

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Walikota Palembang H Harnojoyo merealisasikan dan menyetujui konsep pembangunan kedua Pasar Terapung.

Konsep tersebut yaitu Pasar Terapung Darussalam dan Sekanak yang menjadi pasar ekonomi kreatif [Pasekraf].

Hal itu bertujuan memperkokoh ekonomi kerakyatan dengan tujuan pembangunan, revitalisasi Pasar rakyat.

“Konsep pembangunan kedua Pasar tersebut sesuai ekspektasi masyarakat dan selaras dengan visi misi Palembang Emas,” ungkap Harnojoyo dalam keterangan persnya usai memimpin rapat terkait implementasi master plan Pemkot Palembang, bertempat di rumah dinas Walikota, Rabu [26/1/2022].

Harnojoyo menilai pasar Sekanak salah satu Pasekraf, dan lebih didahulukan infrastrukturnya, mengingat kondisinya [Pasar Sekanak] dalam penurunan [Degradasi] pada aktivitas jual beli beberapa tahun terakhir.

“Hal itu telah disepakati menjadi Pasekraf, akan terintegrasi dengan Sekanak Lambidaro hingga terhubung ke Benteng Kuto Besak [BKB],” ujarnya.

Baca Juga:  Komisi II DPR RI dan Pansus DPRD Sumsel Sepakat Cabut HGU PT Melania

Kawasan perekonomian baru ini, jelas Harno, akan memberikan daya tarik infrastruktur karena terdapat 17 sektor di dalamnya.

Tak hanya aktivitas jual-beli, namun juga tersedia tenant besar dan kecil termasuk ruang santai bagi setiap pengunjungnya.

“Termasuk pelaku ekonomi seni, budaya, tak kalah pentingnya souvenir kuliner semuanya ada disana,” tegasnya.

Terkait pasar Apung, sambung orang nomor satu di Kota Palembang ini, aktivitas pembeli dan pedagang di atas air dengan lokasinya di bawah jembatan Musi II.

“Pasekraf ini akan menggandeng semua BUMN dan BUMD melalui dana CSR dan pusat, termasuk pembangunannya dengan alokasi dana APBD lintas OPD,” tuturnya.

Baca Juga:  Ribuan Jamaah Salat Iduladha Padati Islamic Center, Wali Kota Prabumulih Serahkan Hewan Kurban

Sementara itu,  Akademisi Universita Sriwijaya [Unsri] bidang Arsitektur dan Perencanaan Pariwisata, Prima Della mengklaim telah mematangkan konsep kedua pasar, baik secara konsep maupun pengelolaannya.

“Tujuan utamanya dengan memaksimalkan potensi potensi dari progres tersebut,” tukasnya.

Sebagai informasi, pembangunan kedua pasar dibangun secara semi melingkar, dan mampu menampung 300 pedagang dengan sarana perahu kecil.

Saat ini [kedua pasar] perencanaannya telah rampung. Estimasi cost-nya mencapai Rp700 miliar, dengan masa pengerjaan dua hingga tiga tahun.

“Pasar terapung dibangun di atas lahan 9000 meter persegi meliputi pembangunan di bagian darat untuk ruang parkir, taman, serta pembangunan semi melingkar dan los pedagang di atas air,” paparnya.

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎
Kapolres OKU Timur Tak Berikan Toleransi bagi Pelaku Karhutla
Divonis 1 Tahun Penjara, Terdakwa Pulang “Melenggang” Tidak Ditahan
Kapolres OKU Timur: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Keamanan
Nyawa Melayang di Perlintasan Kereta Tanpa Palang OKU Timur
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Tiga Keluarga Deklarator PKB Sumsel Berangkat Umrah, Nasrul Halim: Penghargaan atas Jasa Pendiri Partai ‎
Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:22 WIB

Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:20 WIB

Kapolres OKU Timur Tak Berikan Toleransi bagi Pelaku Karhutla

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:42 WIB

Divonis 1 Tahun Penjara, Terdakwa Pulang “Melenggang” Tidak Ditahan

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:15 WIB

Nyawa Melayang di Perlintasan Kereta Tanpa Palang OKU Timur

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Berita Terbaru