“Keroyok Vaksinasi” Palembang Duduki Posisi Pertama

- Jurnalis

Selasa, 9 November 2021 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

"Keroyok Vaksinasi" Palembang Duduki Posisi Pertama

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Program “Keroyok Vaksinasi” terus digenjot Pemerintah Kota Palembang melalui  Forum Koordinasi Pimpinan Daerah  [Forkopimda] Palembang nampaknya mulai menuai suatu keberhasilan.

Program tersebut mengukirkan prestasi terbaik bagi Pemkot.

Dalam rapat koordinasi [Rakor] Forkopimda Sumsel dan Kabupaten/Kota se-Sumsel 2021, Walikota Palembang H Harnojoyo bersama Forkopimda berhasil menduduki posisi garis pertama pada program Keroyok Vaksinasi.

Penghargaan itu diberikan langsung Gubernur Sumsel H Herman Deru bertpat di Ballroom Hotel Santika Priemre Bandara Palembang, Selasa [9/11].

Peruntukan prestasi disambut Harnojoyo dengan suatu kebaggaan serta dorongan untuk terus mengejar target vaksinasi hingga 70 persen.

“Alhamdulillah, apa yang kita raih hari ini tidak terlepas dari dukungan serta kerjasama Forkopimda hingga seluruh elemen masyarakat di kota Palembang,” kata Harnojoyo.

Sementara, Herman Deru mengatakan, bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang telah dilakukan sebagai upaya merumuskan percepatan penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi Sumsel. 

“Kita berkumpul untuk berkoordinasi mengupayakan Sumsel pulih dari pandemi COVID-19,” ungkapnya.

Baca Juga:  Ratu Dewa Ikuti Penilaian IGA 2026, Kemendagri Dorong Inovasi Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Dijelaskan Deru, upaya percepatan penanganan COVID-19 ini sebagai langkah menuju pemulihan ekonomi Sumsel. 

Pihaknya juga telah melalukan strategi pemulihan ekonomi di Sumsel dengan berbagai upaya seperti, mendorong hilirisasi komoditas unggulan, mencari sumber pertumbuhan ekonomi baru, menggairahkan UMKM dan ekonomi kreatif, mengembangkan ekonomi syariah secara berkelanjutan dan mendorong penggunaan pembayaran non tunai untuk mengurangi resiko penyebaran COVID-19 dan mendukung digitalisasi ekonomi.

“Pertumbuhan ekonomi Sumsel per triwulan 2020-2021 [y on y] meningkat sebesar 5,71 persen. Sementara angka pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 7.07 persen,” ucapnya. 

Dari sisi lapangan usaha, tambahnya, pada triwulan II/2021 sumber pertumbuhan ekonomi Sumsel berasal dari sektor pertambangan dan penggalian, sektor perdagangan dan sektor pertanian. 

“Dari sisi pengeluaran, sumber pertumbuhan ekonomi kita berasal dari ekspor luar negeri, diikuti konsumsi rumah tangga dan pembentukan modal tetap bruto [investasi[,” tuturnya. 

Sementara itu, di tengah tren positif pertumbuhan ekonomi tersebut, ungkap Herman Deru, Sumsel berada di posisi nomor 15 nasional kasus konfirmasi COVID-19 per tanggal 24 Oktober 2021 lalu. 

Baca Juga:  Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi "All-in" Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

“Untuk tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Sumsel mencapai 94,6 persen. Kondisi ini cukup menggembirakan bagi kita,” paparnya. 

Herman Deru menilai, capaian yang baik tersebut tidak lepas dari suksesnya penyebaran vaksinasi COVID-19 di kabupaten/kota di Sumsel secara merata. 

“Ini akan terus kita upayakan, kita terus dorong agar kuota penyaluran vaksin dari pemerintah pusat bisa terus bertambah untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi masyarakat Sumsel,” tegasnya. 

Menurutnya, program vaksinasi bukan hanya akan menambah kekebalan tubuh saja, tetapi juga memberikan kepercayaan diri masyarakat yang sudah divaksin. 

Dalam kesempatan ini, orang nomor satu di Sumsel ini mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berkerja keras secara berjamaah dalam upaya penanganan COVID-19 dan percepatan pertumbuhan ekonomi Sumsel.

“Kuncinya hanya satu, yakni kerja kolaboratif dan konfrehensif,” tegasnya. [wr]

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

IOC SKK Migas Mirip Pusat Kendali NASA! 24 Jam Nonstop Pantau Produksi Migas
Ketua PMI Palembang Ajak Warga Jadikan Donor Darah Gaya Hidup Sehat, Bukan Sekadar Aksi Sosial
Baru 37,78 Persen Pekerja Palembang Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Ratu Dewa Minta Perusahaan Lebih Patuh
Sekda Palembang Peringatkan OPD: Jangan Main-main Kelola Arsip!
Ratu Dewa Ikuti Penilaian IGA 2026, Kemendagri Dorong Inovasi Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Dilepas Bunda Literasi Palembang, 22 Anak Sumsel Siap Jadi Inspirasi Generasi Gemar Membaca
Andreas Bilang Kapolda Sumsel Jangan “Kedodoran” dengan Dua PR Besar: 14 Korporasi Karhutla-Kekerasan Jurnalis, Gelar RDP!
HGB Koperasi Rakyat Miskin Kota, Gagasan Baru Reforma Agraria Perkotaan: Tanah Jangan Hanya Dikuasai Pemodal

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 11:13 WIB

IOC SKK Migas Mirip Pusat Kendali NASA! 24 Jam Nonstop Pantau Produksi Migas

Selasa, 3 November 2026 - 18:27 WIB

Baru 37,78 Persen Pekerja Palembang Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Ratu Dewa Minta Perusahaan Lebih Patuh

Selasa, 3 November 2026 - 18:16 WIB

Sekda Palembang Peringatkan OPD: Jangan Main-main Kelola Arsip!

Selasa, 3 November 2026 - 13:15 WIB

Ratu Dewa Ikuti Penilaian IGA 2026, Kemendagri Dorong Inovasi Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Senin, 2 November 2026 - 22:10 WIB

Dilepas Bunda Literasi Palembang, 22 Anak Sumsel Siap Jadi Inspirasi Generasi Gemar Membaca

Berita Terbaru