Dalam kunkernya, Eddy Santana Putra menegaskan, siap mensupport pembangunan fly over Simpang Sekip di Jalan Basuki Rahmad terkait pembebasan lahannya.
Eddy Santana Putra mengatakan, kedatangannya ke PU BM-TR adalah untuk silaturahmi sekaligus menawarkan kerjasama perjuangan untuk mendapatkan APBN lebih besar.
Eddy Santana menuturkan, pembangunan di daerah butuh bantuan pemerintah pusat. Misalnya, pembangunan jalan lingkar timur.
“Kalau tidak kita mulai tidak mulai-mulai, tidak jadi. Sekilo, dua kilo dimulai.Jalan dulu berapapun yang dikasih. Kalau FS sudah selesai, DED sudah selesai, teruskan,” jelasnya
Ketika ditanya, apakah bisa mendapatkan dana bantuan dari pemerintah pusat untuk pembebasan lahan fly over Simpang Sekip Jalan Basuki Rahmad, Eddy Santana, dirinya optimis. Pasalnya, mitra Komisinya adalah Kementerian PU.
“Kita optimis bisa mendorong Kementerian PU membantu pembebasan lahannya. Karena kita masukan dalam skala prioritas,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala PU BM-TR Provinsi Sumsel Darma Budhy menuturkan, hari ini kedatangan anggota komisi V DPR-RI, IR H Eddy Santana Putra MT, yang membidangi infrasetruktur.
“Kami sampaikan pembahasan dari Gubernur Sumsel H Herman Deru saat dulu ada kunjungan Komisi V DPR RI, ada 6 pengajuan yakni pembangunan Musi IV, Fly Over Simpang Sekip Jalan Basuki Rahmad, Underpass Simpang Charitas, dan tiga ruas jalan lingkar timur dan lingkar barat, yang diajukan ke DPR RI dan Kementerian PU,” ungkapnya.
“Fokus pembahasan hari ini adalah pembahasan pembebasan lahan Fly Over Simpang Sekip Jalan Basuki Rahmad. Jadi kami sampaikan ke Pemprov mencoba pembebasan lahab Fly Over tersebut. Kami harapkan kontribusi Pemerintah Pusat untuk pembebasan lahannya. Karena dana yang dibutuhkan cukup besar berkisar Rp 80-90 miliar. Kami minta bantu apakah dua pertiga, atau sepertiga atau 50:50 persen. Kami sangat butuh dukungan dari komisi V DPR-RI, H Eddy Santana Putra. Agar kita bisa maksimalkan anggaran pembebasan lahannya,” bebernya.
Darma Budhy menegaskan, pihaknya meminta bantuan Pemerintah Pusat untuk pembebasan lahan. “Kontruksi dianggarkan Pemerintah Pusat dengan anggaran sekitar Rp 242 miliar. Pembangunan diperkirakan 2021 atau paling lambat 2022 melalui Balai Jalan Nasional,”jelasnya
“Pembebasan lahan anggarannya sekitar Rp 80-90 miliar. Kami minta bantuan Pemerintah pusat, karena Pemkot Palembang angkat tangan. Jadi kami coba anggarkan dari Pemprov dan Pemerintah Pusat. Jadi kita minta bantuan ke komisi V DPR-RI IR H Eddy Santana Putra MT,“ tutupnya.
Laporan Akip



![Komisi Pemilihan Umum [KPU] Kabupaten Banyuasin melalui program _Go to School_ di MAN Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, Rabu 7 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261008-WA0010-225x129.jpg)
![Tujuh orang kini memikul amanah besar: menjaga jejak sejarah Palembang agar tak hilang ditelan laju pembangunan kota. Mereka resmi dilantik sebagai Tim Ahli Cagar Budaya [TACB] Kota Palembang periode 2026-2029, Kamis 8 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261008-WA0009-225x129.jpg)

![Anak-anak muda anggota Tim Cegah Api Greenpeace Indonesia dan Perkumpulan Rawang di Palembang menyuarakan dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan gambut di sekitar Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu, 7 Oktober 2026. [Abriansyah Liberto-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0020-225x129.jpg)
![Kabid Pajak Daerah I Badan Pendapatan Daerah [Bapenda] Kabupaten Banyuasin, Panca Al-Azhar](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0004-225x129.jpg)

![Komisi Pemilihan Umum [KPU] Kabupaten Banyuasin melalui program _Go to School_ di MAN Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, Rabu 7 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261008-WA0010-129x85.jpg)
![Tujuh orang kini memikul amanah besar: menjaga jejak sejarah Palembang agar tak hilang ditelan laju pembangunan kota. Mereka resmi dilantik sebagai Tim Ahli Cagar Budaya [TACB] Kota Palembang periode 2026-2029, Kamis 8 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261008-WA0009-129x85.jpg)

![Anak-anak muda anggota Tim Cegah Api Greenpeace Indonesia dan Perkumpulan Rawang di Palembang menyuarakan dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan gambut di sekitar Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu, 7 Oktober 2026. [Abriansyah Liberto-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0020-129x85.jpg)
![Kabid Pajak Daerah I Badan Pendapatan Daerah [Bapenda] Kabupaten Banyuasin, Panca Al-Azhar](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0004-129x85.jpg)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
