Warga hingga Wisatawan Antusias CFD, Jadi Agenda Mingguan

- Jurnalis

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Minggu pagi, 10 Mei 2026, Jembatan Ampera berubah wajah. Bukan deru kendaraan mendominasi, melainkan riuh tawa, langkah jogging, dan semangat ribuan warga hingga sejumlah wisatawan menikmati udara segar tanpa polusi.

Minggu pagi, 10 Mei 2026, Jembatan Ampera berubah wajah. Bukan deru kendaraan mendominasi, melainkan riuh tawa, langkah jogging, dan semangat ribuan warga hingga sejumlah wisatawan menikmati udara segar tanpa polusi.

Jembatan Ampera Jadi Panggung Rakyat

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Minggu pagi, 10 Mei 2026, Jembatan Ampera berubah wajah. Bukan deru kendaraan mendominasi, melainkan riuh tawa, langkah jogging, dan semangat ribuan warga hingga sejumlah wisatawan menikmati udara segar tanpa polusi.

Di tengah kerumunan, Wali Kota Palembang Ratu Dewa hadir langsung meninjau uji coba ketiga Car Free Day [CFD], kehadirannya disambut hangat, seolah ikon kota ini benar-benar menjadi milik rakyat.

Hal menarik terlihat, antusiasme tak hanya datang dari warga lokal. Ratu Dewa menyebut, pengunjung berdatangan dari Pagar Alam, Muratara, Bangka Belitung, bahkan Banjarmasin.

Baca Juga:  Semangat Tak Kendur di Hari ke-24, Satgas TMMD ke-129 Tetap Kompak bersama Warga

CFD Ampera seakan menjelma destinasi wisata baru, menarik perhatian lintas daerah.

“Alhamdulillah, luar biasa sekali. Masyarakat sangat antusias. Ternyata bukan hanya warga Palembang, tapi juga wisatawan dari luar kota,” ujar Ratu Dewa

Melihat kesuksesan ini, Ratu Dewa berkomitmen menjadikan CFD Ampera sebagai agenda mingguan.

Ia menekankan pentingnya ruang publik yang sehat, aman, dan menyenangkan. “Ini upaya kita menciptakan masyarakat yang sehat dan bahagia. Jika sebelumnya hanya setahun sekali, ke depan kita rencanakan setiap minggu,” katanya optimis.

CFD bukan sekadar olahraga, tapi juga wadah silaturahmi, mempererat kebersamaan warga.

Baca Juga:  200 Mobil Listrik Asal Vietnam Bakal Ngaspal di Palembang, Pantik Sorotan Tajam DPRD, Dishub Belum Tahu Soal Sertifikasi Supir

Meski menyedot perhatian ribuan orang, Pemkot Palembang tetap sigap menjaga kelancaran lalu lintas.

Dishub bersama Polri mengatur pengalihan arus, Satpol PP menjaga ketertiban, dan tokoh masyarakat ikut mendukung agar CFD berjalan tertib.

Ratu Dewa pun meminta maaf atas dampak penutupan jembatan sementara.

“Kami mohon dukungan seluruh warga agar Jembatan Ampera benar-benar menjadi destinasi wisata baru yang membanggakan,” tegasnya.

Rencananya, peresmian reguler CFD Ampera akan segera dimatangkan. Jika jadi agenda mingguan, bukan mustahil ikon Palembang ini akan dikenal sebagai salah satu ruang publik paling hidup di Indonesia.

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Sabtu, 12 September 2026 - 13:09 WIB

Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB