SEJUMLAH sentra wisata dan tempat-tempat yang bisa dikunjungi para pelancong dari luar, sarana infrastrukturnya perlu ditingkatkan.
Sebab potensi wisata di Kota Palembang saat ini memiliki nilai keindahan yang dapat memicu minat dan keinginan masyarakat luar.
Terkait masalah itu, budayawan Anwar Putra Bayu, menyatakan bahwa keindahan suasana memang harus ditopang dengan infrastruktur yang seimbang.
“Sebab sarana penunjang agar sentra wisata mudah dijangkau, harus diperhatikan pemerintah daerah, ” kata Bayu, Sabtu (16/3/2019).
Tak hanya pemerintah, tukas Bayu, untuk menunjang adanya sentra wisata yang baik dan memadai, masyarakat setempat memamg harus memberi dukungan maksimal.
Misalnya, apabila ada tamu wisata yang datang ke kawasan Sungai Tawar, sejumlah sentra wisata peninggalam zaman Belanda itu memang menarik untuk dikunjungi. Namun kawasan itu harus bersih dari sampah dan hal-hal buruk yang membangkitkan bau tak sedap.

Terutama di kawasan yang berbatasan dengam bantaran Sungai Musi. “Yang membuat suasana menjadi rusak ialah, sikap buruk masyarakat yang selalu buang air kecil di sudut-sudut tertentu di kawasan wisata. Akibatnya suasana jadi rusak karena bau yang menebar membuat orang mau muntah, ” katanya.
Menurut Bayu, kawasan Sungai Sekanak di wilayah Jeramba Karang hingga ke wilayah Suro dan Sungai Tawar sudah disulap menjadi kawasan wisata. Bangunan-bangunan lama dan jalan yang ada terdaoat lukisan dan cat warna-warni memikat hati.
Hanya saja jalan dan insfrastruktur yang ada memang kurang mendukung. “Kesadaran warga memang harus mendukung untuk menghidupi suasana kewisataan di kawasan itu, ” katanya.
Seperti di Bangkok Thailand, misalnya, ada kawasan yang kumuh seperti di Kota Palembang. Namun karena kesadaran masyarakatnya, banyak pengunjung dari luar yang suka berkunjung ke sana.
Apalagi saat ada pesta Hari Raya Siongkhram. Warga saling menyimburkan air. Baik kepada masyarakat setempat, maupun disiramkan ke para wisatawan yang kebetulan berkunjung ke sana.
Dalam kesempatan itu, para pelancong merasa bahwa mereka seolah berubah menjadi warga setempat. Pancaran kegembiraan itu benar-benar hidup sehingga nilai kewisataannya muncul begitu kental.
Membangun nilai-nilai kewisataan setempat tidak semata-mata dari keindahan alam yang tersedia. Tapi juga harus dibarengi dengan perilaku masyarakat yang baik. Artinya mereka harus menciptakan suasana kondusif yang terbebas dari tindakan kriminal.
Dengan suasana itu, setidaknya pelancong tidak dibuat was-was dan takut menghadapi suasana.
“Jumat lalu, saya melihat ada kunjungan wisatawan dari negeri China ke sentra wisata Sungai Tawar. Mereka menikmati keindahan bantaran Sungai Musi. Ini bukti bahwa kawasan itu sangat potensi untuk dikunjungi para wisarawan dari Asia, Eropa dan Amerika, ” tukas Bayu. (abror vandozer)





![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-225x129.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)



![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-129x85.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
