Wawako – BBPOM Temukan “Makanan Berfomalin”

- Jurnalis

Kamis, 23 Mei 2019 - 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Palembang melakukan pengawasan serta pemeriksaan produk pangan takjil yang dijual di Pasar Beduk 26 Ilir, Kamis (23/5). Fitri beserta rombongan menemukan masih ada produk pangan khususnya berbahan tahu dan mie yang mengandung formalin.

“Dari 11 sampel yang diuji ada 4 yang positif formalin pada rujak mie dan tahu pada pempek tahu. Semua produk yang positif telah seluruhnya ditarik dari peredaran,” ujar Hardaningsih, Kepala BBPOM di Palembang.

Baca Juga:  Tak Hanya Bangun Jalan, TMMD ke-129 Kodim Palembang Dorong Warga Panen Sawi dari Lahan Produktif

BBPOM bersama instansi terkait akan menindaklanjuti temuan ini. Pihaknya akan melakukan tindakan hukum bila terbukti produk ini dijual oleh produsen yang pernah bermasalah sebelumnya.

Sementara itu Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengucapkan terima kasih kepada BBPOM dan instansi atas upaya mengatasi beredarnya produk pangan berbahaya. Menurutnya, pengawasan rutin BBPOM telah cukup efektif dalam mengurangi produk yang mengandung bahan berbahaya yang beredar di masyarakat.

Baca Juga:  Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

“Sudah ada beberapa produsen tahu berformalin yang telah diproses hukum. Tindakan hukum ini adalah sanksi yang harus dihadapi produsen nakal yang menjula produk yang mengandung zat berbahaya,” Ujar Fitri.

Sebagai bahan pembelajaran bagi kita semua, dijelaskan bahwa tekstur tahu berformalin cenderung keras. Selain itu memiliki aroma zat selain bau khas kedelai. Tahu berformalin relatif bertahan lebih lama. (iwan pati)

Berita Terkait

APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?
Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!
Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat
‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIB

APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?

Rabu, 30 September 2026 - 11:15 WIB

Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September

Selasa, 29 September 2026 - 20:27 WIB

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 September 2026 - 12:49 WIB

Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!

Senin, 28 September 2026 - 14:04 WIB

Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat

Berita Terbaru

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Headlines

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 Sep 2026 - 20:27 WIB