Apalagi menurut Bapak Pembangunan Sumsel itu semakin kuatnya pemberdayaan pesantren akan semakin banyak pelaku usaha syariah yang mampu menangkap peluang dan terus meningkatkan kapasitas dan fasilitas untuk sertifikasi halal pada produk UMKM.
“Hal ini sejalan dengan apa yang menjadi amanat dari KNEKS yaitu mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah guna mendukung ketahanan ekonomi nasional,” ungkapnya.
Pemprov Sumsel, lanjut Herman Deru tercatat sebagai provinsi ke tiga di Indonesia yang telah membentuk KDEKS. Dengan terbentukan kepenguruaan KDEKS Sumsel lanjut Herman Deru akan semakin mendorong pengembangan ekositem industri halal dengan model bisnis, permodalan dan akses pasar yang lebih baik dan mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di Sumsel.
“Kedepan diharapkan KDEKS Sumsel akan menjadi motor penggerak dalam pembangunan usaha untuk memacu pertumbuhan dunia usaha dan memperkuat pemulihan ekonomi masyarakat menuju Sumsel Maju untuk Semua,” kata dia. (Abv)





![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-225x129.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)



![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-129x85.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
