WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi sepanjang 2022 berhasil tumbuh 5,31%, lebih tinggi dibanding capaian. Hal ini menunjukkan, potensi perekonomian nasional terus beranjak pulih lebih cepat dan kondisi perekonomian Indonesia akan semakin membaik di 2023.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun ini, diproyeksikan akan melanjutkan tren positif. Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2023 tetap kuat pada kisaran 4,5-5,3%, dan akan terus meningkat menjadi 4,7-5,5% pada 2024. Perekonomian Indonesia didukung oleh konsumsi swasta, investasi, dan tetap positifnya kinerja ekspor di tengah pertumbuhan ekonomi global yang melambat.
Financial Expert Ajaib Sekuritas, Chisty Maryani, menjelaskan secara historis performa IHSG satu tahun sebelum diselenggarakan pemilihan umum (pemilu) presiden dalam 3 periode terakhir sebagian besar ditutup menguat. Misalnya, pada pemilu periode 2009, 2014 dan 2019 IHSG mengalami penguatan masing masing 13,2%, 10,9% dan 7,7%.
Selain itu, DPR bersama pemerintah juga sepakat mengenai besaran anggaran pemilu 2024 senilai Rp 76,6 triliun, melonjak 199% dibandingkan anggaran pemilu 2019 sebesar Rp 25,59 triliun. Sejalan dengan itu, anggaran pemilu berpotensi menopang konsumsi dan ekonomi nasional.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

















![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

