WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Badan Geologi Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral [ESDM] meningkatkan status Gunung Dempo Pagar Alam, Sumatera Selatan statusnya ditingkatkan ke level waspada.
Atas peringatan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Selatan [BPBD Sumsel] mengimbau masyarakat untuk waspada dan tidak panik, potensi ancaman yaitu Erupsi Freatik.
“Terkait potensi tersebut, kami minta warga jangan panik, karena ada tingkatan level selanjutnya,” imbau Anshori selaku Kepala Bidang Penanganan Darurat Bencana BPBD Sumsel dalam keterangan persnya, Sabtu [8/1/2022].
Hasil pantauan Badan Geologi Kementrian ESDM, pada Jumat [7/1], potensi ancaman bahaya di Gunung Dempo saat ini adalah erupsi freatik yang menghasilkan abu dan hujan lumpur serta hembusan gas Vulkanik konsentrasi tinggi dengan sebaran terbatas di sekitar kawah atau puncak.
Monitoring visual dan kegempaan Badan Geologi menunjukkan adanya kenaikan aktivitas, Gunung Dempo dinaikan dari normal [Level I] menjadi waspada [Level II].
Peningkatan status tersebut terhitung sejak pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIB.
Memperhatikan pemberitahuan itu, kata Anshori, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan mempersiapkan langkah langkah antisipasi melalui penyiapan personil dan peralatan.
“Kepada masyarakat sekitar radius terdekat Gunung Dempo untuk sementara harap selalu waspada, hati hati dan memperhatikan informasi yang yang resmi dari Pemerintah serta tidak panik secara berlebihan dengan selalu memperhatikan imbauan dari Pemerintah setempat atau Instansi Resmi lainnya serta pemerintah setempat untuk menutup jalur untuk aktivitas pendakian,” tuturnya.
Ia meminta ke pada Pemerintah Kota Pagaralam, Kabupaten Empat Lawang dan Kabupaten Lahat untuk dapat meninjau kembali rencana Kontijensi untuk menyesuaikan kondisi lapangan sesuai kondisi aktual yang ada seperti jalur evakuasi atau titik pengungsian serta mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung seperti tenda dan peralatan sanitasi, atau membuat/memperbaharui rencana kontijensi yang sudah ada. [Abror Vandozer]




![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-225x129.jpg)


![Kepala Bapenda Kota Palembang Dr Hj Jamiah Haryanti SH MH [Foto Abror Vandozer - WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Kepala-Bapenda-Kota-Palembang-Dr-Hj-Jamiah-Haryanti-SH-MH-Foto-Abror-Vandozer-WI-225x129.webp)
![Kepala Bapenda Palembang Jamiah Haryanti. [Foto AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Kepala-Bapenda-Palembang-Jamiah-Haryanti.-Foto-AbV-WI-225x129.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-129x85.jpg)


![Kepala Bapenda Kota Palembang Dr Hj Jamiah Haryanti SH MH [Foto Abror Vandozer - WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Kepala-Bapenda-Kota-Palembang-Dr-Hj-Jamiah-Haryanti-SH-MH-Foto-Abror-Vandozer-WI-129x85.webp)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
