“Untuk nelayan yang sebelumnya proses perizinan kapal ikan melalui beberapa instansi, dengan undang-undang ini cukup diproses di Kementerian kelautan dan Perikanan,” jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di DPR Jakarta, Senin (5/10/2020).
Sebagaimana diketahui, sebelumnya, untuk mendapatkan izin kapal harus melalui beberapa instansi. Dan hal tersebut dikeluhkan banyak nelayan atau pengusaha di sektor perikanan.
Menanggapi hal tersebut, Praktisi sektor perikanan, Chandra Setiadji atau yang biasa disapa Andy melihat sisi positif dari UU Omnibus Law terutama bagi para penggerak usaha sektor tangkap ikan.
Dengan demikian, lanjut Andy, kita sekarang dipermudah untuk urus izin. “Saya menyambut baik dan memberi apresiasi, sektor tangkap ikan menjadi mudah untuk urus izin,” terang Andy saat dihubungi awak media.
Andy yang juga Penasehat IMO-Indonesia itu berterimakasih atas kemudahan yang diberikan oleh pemerintah.
“Perikanan ini adalah salah satu sektor yang memberi sumbangsih besar terhadap pendapatan negara, jadi semakin dipermudah makan semakin besar kontribusinya kepada negara,” tambahnya tokoh kelahiran Bagan Siapi-Api ini.
Kalaupun ia sadar betul bahwa sektor yang diakuinya digeluti itu harus ada pengawawasan dari KKP biar tidak ada penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan para pengusaha.
“Betul, pengawasan harus tetap jalan tetapi yang terpenting izin dulu dipermudah,” pungkas Andy yang saat ini juga menjabat Presiden SIRI itu. (Rel/Abror Vandozer)



![Regulasi Izin Pertambangan Rakyat [IPR] dan tata kelola distribusi bahan bakar minyak [BBM] menjadi fokus pembahasan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan [Sumbagsel] bersama Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0026-225x129.jpg)
![Massa Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA Sumsel] menggeruduk Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan [Kejati Sumsel], Jumat 23 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0012_copy_1489x694-225x129.jpg)
![Kota Palembang menggandeng Rumah Sakit Permata Palembang melalui penandatanganan nota kesepahaman [Memorandum of Understanding/MoU] yang dirangkaikan dengan kegiatan donor darah, Kamis 22 Oktober 2026, di RS Permata Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261022-WA0007-225x129.jpg)



![Regulasi Izin Pertambangan Rakyat [IPR] dan tata kelola distribusi bahan bakar minyak [BBM] menjadi fokus pembahasan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan [Sumbagsel] bersama Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0026-129x85.jpg)
![Massa Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA Sumsel] menggeruduk Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan [Kejati Sumsel], Jumat 23 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0012_copy_1489x694-129x85.jpg)
![Kota Palembang menggandeng Rumah Sakit Permata Palembang melalui penandatanganan nota kesepahaman [Memorandum of Understanding/MoU] yang dirangkaikan dengan kegiatan donor darah, Kamis 22 Oktober 2026, di RS Permata Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261022-WA0007-129x85.jpg)




![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-360x200.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

