WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Sejumlah Lalat “bercumbu mesra” menghinggapi salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi [SPP] Yayasan Sedulang Berkah Bersama Kedondong Raye [YSB2KR] di Kabupaten Banyuasin.
Tak ayalnya, area untuk beroperasional pengolahan yang seharusnya menjadi contoh penerapan haijin sanitasi terhadap lokasi justru dalam kondisi kotor dan dipenuhi Lalat.
Pantauan [dapur SPPG], menunjukkan bahan makanan dibiarkan terbuka tanpa penutup, bahkan lantai, meja tampak lengket tidak dibersihkan dengan baik. Terlebih, lalat beterbangan di sekitar bahan makanan hingga wadah masak.
Ironinya, pihak pengelola dapur malah mengklaim telah menjalankan sesuai standar operasional dapur
“Kami sudah melakukan sesuai SOP, setiap yang masuk ke area dapur wajib menggunakan alat pelindung diri [APD],” kilah Kepala Dapur SPPG, Deri, pada Jumat 10 Oktober 2025.
Namun, kondisi faktual di lapangan justru menunjukkan sebaliknya. Saat peninjauan dilakukan, pegawai dapur terlihat beraktivitas tanpa mengenakan sarung tangan, masker dan penutup kepala.
Selain itu, kala tinjauan Dinas Kesehatan [Dinkes] Banyuasin pada Rabu 8 Oktober 2025, pihak SPPG belum menyiapkan alat pelindung diri bagi tamu atau petugas yang memasuki area dapur.
Sebagai lembaga, SPPG semestinya menjadi garda terdepan dalam memastikan proses pengolahan makanan berlangsung haijin dan aman dikonsumsi.
Laporan Desi | Editor Abror Vandozer



![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-225x129.jpg)


![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-129x85.jpg)



![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
