Menurut Presiden, bantuan itu segera diberikan. Jangan sampai pengusaha mikro, kecil dan menengah itu tutup.
Hal kedua, katanya, ia meminta agar di masa pandemi ini suluruh jajaranna diminta untuk menyiapkan skema baru terkait pembiayaan.
Terutama yang berkaitan dengan investasi dan tenaga kerja. Presiden juga meminta agar pengajuannya lebih mudah dan terjangkau oleh pengusaha mikro, kecil dan menengah, terutama untuk daerah-daerah yang terdampak.
“Yang ketiga, untuk usaha mikro dan ultra mikro, saya minta juga agar dimasukkan skema bantuan sosial, terurama yang berkaitan dengan paket sembako,” ujar Presiden.
Yang terakhir, Kepala Negera meminta agar UMKN diberikan peluang untuk berproduksi. Secara khusus, Presiden menyebut beberapa sektor yang perlu diutamakan, namun harus tetap berpegang pada protokol kesehatan yang ketat.
“Saya minta agar usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah diberikan peluang untuk berproduksi di sektor pertanian, industri rumah tangga, warung-warung tradisional dan sektor makanan dengan protokol kesehatan yang ketat,” tegasnya. (*)
Laporan Abror Vandozer/ Miskarini
Editor Anto Narasoma

















![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

