RSUD Palembang Bari Luncurkan Program GEBRAK

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang kembali perkuat sektor kesehatan melalui peluncuran program unggulan Gerakan Bersama Atasi Kegawatdaruratan [GEBRAK] atas inisiasi RSUD Palembang Bari.

Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang kembali perkuat sektor kesehatan melalui peluncuran program unggulan Gerakan Bersama Atasi Kegawatdaruratan [GEBRAK] atas inisiasi RSUD Palembang Bari.

Percepat Penanganan Kegawatdaruratan

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang kembali perkuat sektor kesehatan melalui peluncuran program unggulan Gerakan Bersama Atasi Kegawatdaruratan [GEBRAK] atas inisiasi RSUD Palembang Bari.

Program ini resmi dilaunching Wali Kota Ratu Dewa di Aula Lantai 2 Gedung Administrasi RSUD Bari, Senin 1 Desember 2025.

Wali Kota Ratu Dewa menyampaikan apresiasi atas komitmen RSUD Bari dan jajaran kesehatan kota dalam meningkatkan layanan publik, khususnya pada penanganan kasus gawat darurat.

“Saya bersyukur RSUD Bari melaunching salah satu program unggulan yang kami dorong bersama. Terima kasih kepada Direktur dan seluruh jajaran RS Bari serta Dinas Kesehatan Kota Palembang,” ujar Ratu Dewa.

Ia mengungkapkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap Ratu Dewa Prima Salam [RDPS] telah mendekati 90 persen, dan sektor kesehatan menjadi salah satu indikator paling menonjol.

“Ini pencapaian yang membanggakan. Apresiasi khusus saya sampaikan kepada Dinas Kesehatan, RS Bari dan seluruh tenaga kesehatan. Dinkes bahkan mendapat peringkat paling tinggi dalam capaian layanan,” ucapnya.

Baca Juga:  Perumda Pasar Palembang Jaya Gandeng PTBA Benahi Pasar Tradisional ‎

Menurut Ratu Dewa, program GEBRAK menjadi pelengkap program Jemput Antar Pasien Akses ke Bari Gampang (Jumputan Abang) yang lebih dulu berjalan.

“Ini baru langkah awal. Tantangan kita ke depan adalah menjadikan RSUD Bari sebagai rumah sakit yang kuat dalam digitalisasi layanan kesehatan, termasuk pemanfaatan teknologi AI untuk akurasi data,” tegasnya.

Wali kota menekankan bahwa kolaborasi menjadi kunci agar RSUD Bari semakin maju dan membanggakan di tingkat kota maupun nasional.

“RS Bari tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi harus terus kita perkuat, dan infrastruktur serta fasilitas RS juga akan terus kami tingkatkan agar tampil semakin megah dan nyaman bagi masyarakat Palembang,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Palembang Bari, dr Amalia, menjelaskan bahwa peluncuran GEBRAK merupakan bagian dari realisasi visi-misi RDPS untuk memastikan pelayanan kesehatan semakin mudah, cepat, dan gratis bagi warga Palembang.

Baca Juga:  Langkah Tegap Dina Nazwa Akila, Pembawa Baki Paskibraka OKU Timur di HUT RI ke-81

“GEBRAK menjadi langkah konkret untuk memastikan penanganan gawat darurat masyarakat berlangsung cepat tanpa hambatan biaya. Ini adalah program unggulan kedua RS Bari setelah layanan Jemput Antar Pasien Akses ke Bari Gampang,” jelasnya.

Program Jumputan Abang sendiri saat ini telah membantu rata-rata 40 warga per hari, terutama lansia dan masyarakat berkebutuhan khusus, serta berhasil meraih Juara II Inovasi Kota Palembang.

RSUD Bari turut meningkatkan pelayanan bidang Urologi, termasuk penanganan kantong kemih dan prostat, serta layanan Okupasi sebagai bentuk perhatian Pemkot Palembang terhadap kesehatan seluruh pekerja, terutama terkait pencegahan dan penanggulangan penyakit akibat kecelakaan kerja.

Dengan peluncuran GEBRAK, Pemerintah Kota Palembang optimistis sektor kesehatan semakin maju dan berdampak besar bagi masyarakat, sejalan dengan komitmen menciptakan layanan kesehatan yang inklusif, modern, dan berkelanjutan. [AbV/red]

Berita Terkait

“Enjoy” Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎
Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel
Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?
Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:53 WIB

“Enjoy” Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIB

APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?

Rabu, 30 September 2026 - 11:15 WIB

Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September

Berita Terbaru