WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Persoalan sampah yang menumpuk sehabis lebaran Idul Fitri 1440 hijriah di beberapa tempat menjadi fokus perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.
Terkait soal itu, Pemkot Palembang akan membangun tempat pembuangan akhir (TPA) secara terpadu di tiap kecamatan yang ada di Kota Palembang.
Wakil Walikota (Wako) Palembang, Fitrianti Agustinda, mengatakan pihaknya sedang merencanakan pembanguan TPA terpadu di tiap kecamatan.
“Dengan tersedianya TPA terpadu, masyarakat dari berbagai kelurahan yang membuang sampah di bak TPA terpadu itu,” ujar Fitrianti ke pada Wideazone.com, Kamis (13/6/2019).
Dengan adanya TPA terpadu, keadaan sampah di berbagai wilayah dapat diatasi. Setidaknya, sasaran utama Pemkot Palembang dapat meraih Piala Adipura 2020.
Menurut Wako, target utamanya adalah kesiapan armada angkutan sampah di kecamatan. Setidaknya, partisipasi camat untuk mengelola sampah di wilayahnya dapat mewujudkan program Pemko.
Dalam rapat koordinasi pengelolaan sampah di ruang rapat Sekda Kota Palembang, Rabu (12/6/2019), Fitrianti, mengatakan saat ini untuk pengelolaan ssmpah sudah bisa dimanfaatkan.
“Misalnya untuk sampah plastik, dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar. Jadi sampah yang dibuang warga dapat diolah dengan baik,” katanya.
Agar tiap kawasan dapat bersih dan sehat, masalah sampah harus cepat dikelola dengan baik.
“Insya Allah, pengelolaan sampah warga itu akan kita laksanakan secepatnya. Selain dapat membantu Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang, warga dapat manfaatkan sampah sebagai bahan daur ulang yang harus dipilih dan dipilah.
Sementara itu, Kepala DLHK Kota Palembang, H Faisal AR, upaya itu disegerakan agar dapat mengatasi sampah perkotaan. “Saya berharap agar seluruh camat dapat berperan aktif untuk mewujudkan program pengelolaan ssmpah terpadu itu,” kata Faisal.
Saat ini sudah ada program pengelolaan sampah 3R di Kecamatan Kalidoni. Paling tidak, program itu dapat ikut mengatasi sampah di kecamatan sekelilingnya. (abror vandozer)





![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-225x129.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)



![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-129x85.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
