Sebab anaknya, Paulina Aprilia Br Siallagan (19) lulus dan diterima di Bintara Polri tahun 2020 dengan peringkat 1.
Tukul sehari-hari bekerja sebagai tukang tambal ban di samping rumahnya. Dia mengaku senang dan mengucapkan syukur lantaran Paulina, anak nomor dua dari tiga bersaudara itu, diterima jadi Casis Bintara Polri.
Saat Tukul ditemui di depan Aula Serbaguna Mapolda Banten, Jumat (13/11/2020), usai mendengar pengumuman anaknya lulus dan terpilih, Tukul mengungkapkan rasa syukur putrinya jadi casis Bintara Polri, karena selama menjalani tes hingga pengumuman, tidak dipungut biaya sepersen pun.
Dikatakan Tukul, untuk meluluskan keinginan anaknya masuk Polisi, persiapan fisiknya dilakukannya sendiri.
“Paulina latihan fisik sendiri, sampai hari pas tes, dia (Paulina) bangun pagi-pagi untuk melakukan pemanasan. Semangat latihannya luar biasa,” ucapnya.
Tukul menambahkan, keinginan putrinya untuk masuk Polisi itu merupakan kemauan sendiri.
“Sebagai orang tua, saya hanya memberi dukungan dan doa buat Paulina. Bahkan untuk persyaratannya diurus sendiri, karena pada waktu itu saya sedang berada di Medan. Jadi saya pulang tinggal tanda tangan saja,” jelasnya.
Sementara itu, Paulina Aprilia Br Siallagan lulusan SMA 11 Sepatan Kabupaten Tangerang ketika ditemui mengungkapkan rasa syukur dan terimakasihnya.
“Puji Tuhan, saya bisa lulus menjadi casis Bintara Polri. Semua ini berkat dukungan dan doa kedua orang tua saya. Mereka yang selalu mendukung kemauan saya. Pokoknya saya bangga mempunyai orang tua seperti mereka. Terimakasih mah, terimakasih pak,” ucap Paulina dengan airmata bahagia sambil memeluk kedua orangtuanya.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengucapkan selamat kepada para casis Bintara Polri.
“Selamat buat para casis Bintara Polri yang lulus dan terpilih. Semoga nantinya kalian menjadi Polisi yang Profesional Modern dan Terpercaya (Promoter),” tutup Edy Sumardi. (Rahmat Hidayat)



![Komisi Pemilihan Umum [KPU] Kabupaten Banyuasin melalui program _Go to School_ di MAN Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, Rabu 7 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261008-WA0010-225x129.jpg)
![Tujuh orang kini memikul amanah besar: menjaga jejak sejarah Palembang agar tak hilang ditelan laju pembangunan kota. Mereka resmi dilantik sebagai Tim Ahli Cagar Budaya [TACB] Kota Palembang periode 2026-2029, Kamis 8 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261008-WA0009-225x129.jpg)

![Anak-anak muda anggota Tim Cegah Api Greenpeace Indonesia dan Perkumpulan Rawang di Palembang menyuarakan dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan gambut di sekitar Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu, 7 Oktober 2026. [Abriansyah Liberto-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0020-225x129.jpg)
![Kabid Pajak Daerah I Badan Pendapatan Daerah [Bapenda] Kabupaten Banyuasin, Panca Al-Azhar](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0004-225x129.jpg)

![Komisi Pemilihan Umum [KPU] Kabupaten Banyuasin melalui program _Go to School_ di MAN Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, Rabu 7 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261008-WA0010-129x85.jpg)
![Tujuh orang kini memikul amanah besar: menjaga jejak sejarah Palembang agar tak hilang ditelan laju pembangunan kota. Mereka resmi dilantik sebagai Tim Ahli Cagar Budaya [TACB] Kota Palembang periode 2026-2029, Kamis 8 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261008-WA0009-129x85.jpg)

![Anak-anak muda anggota Tim Cegah Api Greenpeace Indonesia dan Perkumpulan Rawang di Palembang menyuarakan dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan gambut di sekitar Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu, 7 Oktober 2026. [Abriansyah Liberto-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0020-129x85.jpg)
![Kabid Pajak Daerah I Badan Pendapatan Daerah [Bapenda] Kabupaten Banyuasin, Panca Al-Azhar](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0004-129x85.jpg)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
