PERJALANAN darat di Pulau Sumatera dari Lampung ke Aceh, sesuai progresnya, akan terwujud di tahun 2024 mendatang.
Pembangunan jalan tol yang melalui kawasan Sumatera Barat dan Nangroe Aceh Darussalam akan terus dipacu, sehingga menjadi bagian pembangunan jalan tol Trans Sumatera.
Menurut Presiden, jika jalur jalan tol Trans Sumatera itu selesai dibangun, maka dapat memudahkan pergerakan masyarakat yang mendistribusikan barang. “Lagi pula bisa memangkas jarak dan waktu yang ditempuh, sehingga transportasinya bisa jauh lebih cepat dan lancar,” katanya.
Adanya jalan tol trans Sumatera ini, kata Presiden, dapat meningkatkan percepatan aktivitas ekonomi di seluruh Pukau Sumatera. Dengan tersedianya proyek ini, semua warga dapat hidup sejahtera. “Karena usaha mereka berjalan lancar, efektif dan efisien,” ujarnya.
Dengan selesainya jalan tol Trans Sumatera, berarti bisa mewujudkan mimpi Bung Karno untuk menyatukan Pulau Sumatera dan Pulau Jawa melalui sambungan jalan raya Trans Sumatera. (*)
Laporan Abror Vandozer/Rel
Editor Anto Narasoma






![Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan [Menko Polkam] RI, Jenderal TNI [Purn] Prof Dr Dudung Abdurachman didampingi Wali Kota Ratu Dewa turun langsung meninjau posko dan lokasi karhutla di Kecamatan Sematang Borang, Kamis 15 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261015-WA0008-225x129.jpg)

![Ketua Umum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam [KAHMI] Sumatera Selatan, Dr H Joncik Muhammad](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/Ketua-Umum-Korps-Alumni-Himpunan-Mahasiswa-Islam-KAHMI-Sumatera-Selatan-Dr-H-Joncik-Muhammad-225x129.jpg)



![Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan [Menko Polkam] RI, Jenderal TNI [Purn] Prof Dr Dudung Abdurachman didampingi Wali Kota Ratu Dewa turun langsung meninjau posko dan lokasi karhutla di Kecamatan Sematang Borang, Kamis 15 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261015-WA0008-129x85.jpg)




![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

