PLN Operasikan SUTT dan GI 150 kV Blangpidie-Tapak Tuan

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampilan udara Gardu Induk [GI] 150 kV Tapak Tuan yang telah beroperasi di Aceh Selatan.

Tampilan udara Gardu Induk [GI] 150 kV Tapak Tuan yang telah beroperasi di Aceh Selatan.

Perkuat Sistem Kelistrikan Aceh Selatan

WIDEAZONE.com, ACEH | PT PLN [Persero] melalui Unit Induk Pembangunan [UIP] Sumatera Bagian Utara berhasil mengoperasikan secara perdana [energize] Saluran Udara Tegangan Tinggi [SUTT] 150 kilo Volt [kV] Blangpidie-Tapak Tuan serta Gardu Induk [GI] 150 kV Blangpidie Extension menuju GI 150 kV Tapak Tuan berkapasitas 30 Mega Volt Ampere [MVA].

Pengoperasian infrastruktur ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam memperkuat backbone sistem kelistrikan Pantai Barat Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Selatan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik tenaga diesel [PLTD].

Pelaksana Tugas [Plt] Bupati Aceh Selatan, Baital Mukadis, mengapresiasi langkah PLN dalam menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang andal bagi daerahnya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, kami berterima kasih kepada PLN. Beroperasinya GI Tapak Tuan akan meningkatkan keandalan dan kualitas pasokan listrik. Dengan sistem yang lebih stabil, kami optimis pelayanan publik, aktivitas masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi daerah akan semakin baik,” ujar Baital.

Baca Juga:  DPRD Palembang Bilang PT Green SM "Ngampuk" Jangan Seenaknya Meski Punya "Orang Kuat"

Terpisah, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan pengoperasian SUTT dan Gardu Induk ini sejalan dengan komitmen PLN dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan swasembada energi nasional.

“Infrastruktur ini memperkuat ketahanan energi nasional karena mengurangi ketergantungan pada pembangkit berbahan bakar fosil,” kata Darmawan.

Darmawan menambahkan, PLN terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan secara merata dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

“PLN berkomitmen menghadirkan sistem kelistrikan yang andal dan efisien sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi nasional,” sambungnya.

Sementara itu, General Manager PLN UIP Sumatera Bagian Utara, Dewanto, merinci SUTT 150 kV Blangpidie–Tapak Tuan dibangun sepanjang 115 kilometer sirkuit (kms) dengan 166 menara transmisi.

Infrastruktur ini berfungsi sebagai interkoneksi regional untuk menjaga kualitas tegangan, meningkatkan kontinuitas pasokan listrik, serta menghubungkan sistem kelistrikan Blangpidie [Aceh Barat Daya] hingga Samadua [Aceh Selatan].

“Beroperasinya infrastruktur ini meningkatkan keandalan sistem dan berpotensi menghemat konsumsi bahan bakar minyak rata-rata sekitar 638,6 kiloliter per bulan dari pengurangan penggunaan pembangkit diesel. Trafo berkapasitas 30 MVA juga disiapkan untuk menopang pertumbuhan kebutuhan listrik sektor rumah tangga, bisnis, dan industri,” jelas Dewanto.

Baca Juga:  Drama Taksi Listrik Asal Vietnam, Sikap Ketua ADO Sumsel? Warganet Bongkar Jejak Seruan Demo

Lebih lanjut, pengoperasian infrastruktur ini membuat Aceh Selatan tidak lagi bergantung pada jaringan tegangan menengah maupun pembangkit diesel. PLTD Kota Fajar pun akan dihentikan operasinya seiring beroperasinya SUTT Blangpidie – Tapak Tuan.

“Stabilitas tegangan menjadi lebih terjaga, manuver beban saat gangguan lebih fleksibel, dan potensi pemadaman dapat ditekan secara signifikan,” lanjutnya.

Dewanto juga menjelaskan keberhasilan energize fasilitas ini tidak lepas dari dukungan Pemerintah setempat. Seluruh tahapan juga dipastikan telah sesuai sesuai standar teknis serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja [K3].

“PLN memastikan setiap infrastruktur ketenagalistrikan dibangun secara andal, aman, dan berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Dewanto. [AbV/red]

Berita Terkait

17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation
CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP
PLN Raih Penghargaan BPS: Data Listrik Jadi Senjata Baru Pembangunan Nasional
Patialo Kini Terang Benderang: Listrik 24 Jam Nyalakan Asa Anak Desa
Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!
Bahaya Listrik Mengintai, PLN UID S2JB Perkuat Garda Keselamatan di Ruang Publik
Kendaraan Listrik di Sumsel Tembus 2.047 Unit, PLN Perkuat SPKLU Center
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:58 WIB

17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:51 WIB

CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP

Selasa, 29 September 2026 - 19:16 WIB

PLN Raih Penghargaan BPS: Data Listrik Jadi Senjata Baru Pembangunan Nasional

Selasa, 29 September 2026 - 14:45 WIB

Patialo Kini Terang Benderang: Listrik 24 Jam Nyalakan Asa Anak Desa

Selasa, 29 September 2026 - 12:49 WIB

Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!

Berita Terbaru