Perguruan Tinggi Tidak Pernah Mengkoordinir Mahasiswa Demo

- Jurnalis

Jumat, 27 September 2019 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Universitas Sriwijaya  Prof Dr Ir H Anis Saggaff MSCE

Rektor Universitas Sriwijaya  Prof Dr Ir H Anis Saggaff MSCE

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Rektor Universitas Sriwijaya  Prof Dr Ir H Anis Saggaff MSCE menegaskan Perguruan Tinggi termasuk Unsri tidak pernah mengkoordinir mahasiswa untuk berdemo.  Pasalnya, Anis Saggaf sudah mengeluarkan surat edaran terkait mahasiswa tidak boleh libur dengan alasan ikut demo. 

Hal tersebut diungkapkan Anis Saggaf saat diwawancarai di acara sosialisasi aplikasi Lapor Goes To Campus di Graha Unsri,  Jumat (27/9/2019).

Anis Saggaf mengatakan,  dirinya ingin mahasiswa ini smart,  beretika, bermoral dan memiliki tata krama. Jadi kalau ada yang menghimbau untuk melakukan kumpul masa,  itu jangan ikut-ikutan karena bikin aparat kewalahan.

Baca Juga:  Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat

“Saya mengimbau mahasiswa agar menyampaikan aspirasinya dengan cara yang baik. Tulis apa saja yang menjadi aspurasinya,  sampaikan ke lembaga berwenang, ” imbuhnya.

Ketika ditanya apakah sudah membuat surat edaran,  Anis mengungkapkan,  dirinya sudah membuat suray edaran terkait kampus tidak boleh diliburkan.  “Mahasiswa tidak boleh libur,  itu wewenang Menteri dan Rektor untuk meliburkan.  Dan itu tidak boleh dilakukan kecuali ada bencana alam. Surat edaran itu berlaku terus menerus, ” ucapnya.

“Jadi mahasiswa yang berdemo itu ikut atas nama organisasi mahasiswa. Tapi kuliah tetap jalan terus, ” tambahnya.

Menurutnya,  Perguruan Tinggi tidak boleh dieksploitasi. Karena Perguruan Tinggi adalah lembaga pendidikan,  jadi menyampaikan aspirasi dengan cara terdidik.

Baca Juga:  Revitalisasi Gedung Pasar 16 Ilir Jalan Terus, BCR Tantang Legalitas P3SRS dan Klaim Kepemilikan Kios

“Mengenai gerakan moral silahkan ikut sendiri. Karena tidak pernah Perguruan Tinggi mengkoordinir seluruh Indonesia, tidak ada Perguruan Tinggi yang mengkoordinir mahasiswa demo, ” tegasnya. 

Ketika disinggung terkait sanksi bagi mahasiswa yang ikut demo,  Anis mengungkapkan,  bagi mahasiswa yang ikut demo,  itu berada diluar kampus.  Jadi apapun yang terjadi itu tanggung jawab sendiri.

“Yang tidak boleh itu penggiringan adik-adiknya tingkatnya atau memaksa untuk demo. Itu jelas ada mekanisme sanksinya, ” pungkasnya.

 

Laporan : Akip

Berita Terkait

ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik
ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
SKAKMAT! BPH Bongkar Borok YPLP-PT Sumsel: Pemecatan Rektor UPGRI Palembang Ilegal Alias Kudeta ‎
OREO Berbagi Seru: Wujudkan Pembelajaran Menyenangkan, Cetak Siswa Ogan Ilir Cerdas dan Berkarakter
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:01 WIB

Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Selasa, 8 September 2026 - 16:00 WIB

ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:39 WIB

SKAKMAT! BPH Bongkar Borok YPLP-PT Sumsel: Pemecatan Rektor UPGRI Palembang Ilegal Alias Kudeta ‎

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB