Dua rumah tak layak huni yang dibedah Satgas TMMD, berada di dua lokasi berbeda, semua pengerjaan terus dilakukan dan keduanya hampir rampung di bedah.
Rumah milik Sopyah, saat ini dalam tahap pemasangan plafon rumah. Nantinya, setelah selesai pemasangan plafon rumah baru dilaksanakan pengecekan di dalam maupun di luar rumah.
Sedangkan untuk rumah Kalena, saat ini satgas masih membuat sekat ruangan. Nantinya, setelah selesai membuat penyekatan akan dilanjutkan dengan pemasangan plafon.
Pengerjaan bedah rumah milik warga yang tidak layak huni, saat ini terus dilaksanakan pembangunannya bersama warga, proses pengerjaan sudah dilakukan pemasangan atap rumah dan plester dinding luar serta dalam.
Dandim 0418 Palembang Kolonel Inf Heny Setyono SPSI MSi yang juga Dansatgas TMMD ke 110 menjelaskan, pengerjaan kedua rumah warga tak layak huni ini, setiap hari terus dilaksanakan Satgas TMMD Kodim Palembang bersama masyarakat. “Saat ini progres pengerjaannya, sudah menunjukan hasil yang berbeda dari rumah sebelum dibedah,” ungkapnya.
Secara fisik bedah rumah sudah berjalan sekitar 80 persen. “Sudah ada yang melakukan pemasangan plafon dan juga pemasangan sekat ruangan,” katanya, Senin (15/03/2021).
Laporan Adi
Editor Abror Vandozer



![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-225x129.jpg)


![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-129x85.jpg)



![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
