Bantuan diserahkan kepada pedagang keliling dan Kuliner. Juga terdapat pinjaman modal usaha yang digulirkan Bank Sumsel Babel Prabumulih berupa kredit usaha rakyat (KUR) dengan bunga sangat kecil yaitu pinjaman Rp1 juta degan pembayaran Rp85 ribu/bulan selamat kurun waktu satu tahun.
“Sebelum penyerahan kita buat perjanjian agar gerobak itu bisa dimanfaatkan dengan baik, dan jangan dijual gerobaknya, dan untuk tahun ini verifikasinya lebih ketat dari tahun sebelumnya. Kita nanti lakukan survey, jika memang benar mereka berdagang, pasti akan kami bantu,” ungkap Ridho Yahya saat ditemui di sela sela acara penyerahan bantuan kepada para pedagang keliling dan Kuliner.

Lebih lanjut, ia mengatakan, kalau masyarakat yang meminta sendiri. “Dan sudah banyak juga yang terbantu dengan program ini,” ucapnya.
Dikatakannya, ini kan permintaan mereka. Mereka datang ke rumah dinas dan meminta bantuan Gerobak, artinya kan apa yang sudah kita lakukan dulu bermanfaat bagi mereka. “Dari pada kita beri uang lebih baik kita berikan mereka Gerobak. Istilahnya daripada memberi ikan lebih baik memberi pancing,” ujar Walikota dua periode ini.
Sementara, Kacab Bank Sumsel Babel Prabumulih Tian Kedaumpu Yamin menyampaikan bahwa dalam kesempatan ini Bank Sumsel berperan sebagai Bank Pemberi pinjaman modal usaha, berbentuk KUR. “Dari 125 orang yang kita dengar tadi, nanti datanya kita ambil dari Disperindag Prabumulih,” katanya.
Tadi sudah kita lakukan penyerahan pinjaman sebagai sampel kepada 5 orang penerima bantuan hari ini. Pinjaman ini bunganya sangat lunak, yakni pinjaman Rp1 juta dengan pembayaran 85 ribu perbulan dikalikan 12 bulan. “Jadi bunganya hanya sekitar Rp20 ribu, sangat lunak,” terangnya.
“KUR ini bertujuan membantu masyarakat yang memang membutuhkan modal usaha,” tukasnya. (*)
Laporan Kandarian – Editor Abror Vandozer



![Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar saat Kabut Asap Pekat. [Foto Desi OY-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Pangkalan-Balai-Jadi-Distributor-Asap-Sampah-Dibakar-saat-Kabut-Asap-Pekat-225x129.jpg)

![Ilustrasi Sekolah Rakyat [SR].](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Ilustrasi-Sekolah-Rakyat-ok-225x129.webp)
![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-225x129.jpg)
![PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu [UID S2JB] merespons perkembangan itu dengan meresmikan 'SPKLU Center' pertama di Sumatera Selatan yang berlokasi di PLN ULP Rivai, Demang Lebar Daun, Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-26-at-11.15.17-225x129.jpg)

![Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar saat Kabut Asap Pekat. [Foto Desi OY-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Pangkalan-Balai-Jadi-Distributor-Asap-Sampah-Dibakar-saat-Kabut-Asap-Pekat-129x85.jpg)

![Ilustrasi Sekolah Rakyat [SR].](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Ilustrasi-Sekolah-Rakyat-ok-129x85.webp)
![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-129x85.jpg)
![PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu [UID S2JB] merespons perkembangan itu dengan meresmikan 'SPKLU Center' pertama di Sumatera Selatan yang berlokasi di PLN ULP Rivai, Demang Lebar Daun, Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-26-at-11.15.17-129x85.jpg)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
