Palembang Darurat Banjir, Kadisdik Amri: Boleh Belajar Daring

- Jurnalis

Senin, 17 Maret 2025 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan [Kadisdik] Kota Palembang, Adrianus Amri turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi sekolah yang terendam banjir.

Kepala Dinas Pendidikan [Kadisdik] Kota Palembang, Adrianus Amri turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi sekolah yang terendam banjir.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Menindaklanjuti terjadinya fenomena banjir di beberapa sekolah di Kota Palembang. Kepala Dinas Pendidikan [Kadisdik] Kota Palembang, Adrianus Amri turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi sekolah yang terendam banjir.

Curah hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan beberapa sekolah dilanda banjir bahkan hingga memasuki ruang belajar.

Dari pantauan di lapangan, terdapat empat sekolah yang dikunjungi Amri, di antaranya SDN 165, SDN 247, SMPN 23 dan TK DW Kota Palembang.

Baca Juga:  Kabut Asap Karhutla "Meradang" di Palembang, Aktivis Rawang Bilang Pemerintah Gagal dalam Tata Kelola

Menanggapi hal tersebut, Amri memberikan kelonggaran bagi sekolah yang terdampak banjir untuk dapat melangsungkan kegiatan belajar mengajar secara online atau daring dari rumah. Hal ini dilakukan Amri untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

“Kita utamakan keamanan, takutnya anak bermain air lalu terbawa arus air,” katanya saat meninjau SDN 247 Palembang, Senin 17 Maret 2025.

Materi pembelajarannya, lanjut Amri, dikirim melalui sambungan platform digital dan harus dikirim ulang sesuai jam pelajarannya. “Belajar tetap berjalan, melalui daring. Materi dan hasil pembelajaran harus dikirim sesuai waktu jam pelajarannya berlangsung,” ujarnya.

Baca Juga:  17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation

Sedangkan untuk guru, pihaknya tetap mewajibkan guru untuk datang guna mengingatkan siswa apabila ada yang tetap datang ke sekolah.

“Guru-guru tetap hadir, untuk absensi. Untuk waktunya, menyesuaikan kondisi sekolahnya juga seberapa tinggi banjirnya,” tandasnya.

Laporan Hasan Basri | Editor AbV

Berita Terkait

Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis
Bongkar Dugaan Skandal Rp70 Miliar Perjadin Setwan DPRD Sumsel: Dari Pungli Rp500 Ribu hingga Perjalanan Fiktif
HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde
Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎
40 Lokasi Diduga Sarang Narkoba Digempur, Ratu Dewa Gaspol Benahi 3-4 Ulu
17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation
Ketua ADO Sumsel Akui Bagi Masker Sebelum Bentrok Mahasiswa, Klaim Atas Permintaan Dirintelkam
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Bongkar Dugaan Skandal Rp70 Miliar Perjadin Setwan DPRD Sumsel: Dari Pungli Rp500 Ribu hingga Perjalanan Fiktif

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:04 WIB

HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:58 WIB

17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation

Berita Terbaru