Termasuk juga memasifkan random testing atau pengetesan acak COVID-19 baik kepada penumpang maupun pengemudi angkutan.
“Random testing COVID-19 ini harus dilakukan dengan baik sebagai upaya pencegahan. Langkah ini akan membuat penumpang dan pengemudi angkutan ini tahu jika kondisi tidak sehat, mereka belum bisa melakukan perjalanan. Ini sebagai edukasi agar masyarakat disiplin. Mudah-mudahan Sumsel dapat menjadi kontributor untuk pencegahan penyebaran COVID-19 secara nasional,” terangnya.

Di tempat yang sama, Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo mengatakan, kolaborasi semua pihak yang tergabung dalam satgas penanganan COVID-19 di Sumsel sangat baik.
“Sekitar tiga minggu lalu, kami khawatir tingginya angka peningkatan COVID-19 di Sumsel. Lalu ditemukan juga varian baru COVID-19. Tapi setelah adanya langkah yang dilakukan satgas, kita lihat, angka BOR di Sumsel turun signifikan dan saat ini 42 persen. Ini hasil yang sangat baik,” katanya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

