Manisnya Madu Hasil Kolaborasi PHE Jambi Merang bersama Masyarakat

- Jurnalis

Senin, 24 Maret 2025 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah produksi lebah madu yang berlokasi di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi ini diresmikan pada Minggu 16 Maret 2025 lalu.

Rumah produksi lebah madu yang berlokasi di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi ini diresmikan pada Minggu 16 Maret 2025 lalu.

WIDEAZONE.com, TANJABTIM | Pertamina Hulu Energi [PHE] ambi Merang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pembangunan Rumah Produksi Lebah Madu Sabak.

Rumah produksi lebah madu yang berlokasi di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi ini diresmikan pada Minggu 16 Maret 2025 lalu.

Assistant Manager Facility Operation PHE Jambi Merang Syahrul Arafat menyebut program pemberdayaan masyarakat memiliki peta jalan [road map] agar kelompok binaan semakin berdaya dan berdampak. Pembinaan sejak tahun 2020 mampu memproduksi madu yang layak jual dengan terus berupaya meningkatkan kualitas.

“Kami percaya dengan adanya Rumah Produksi Lebah Madu Sabak, produksi madu semakin meningkat dengan kualitas yang lebih baik lagi. Harapannya bisa membuka peluang pasar yang lebih luas,” imbuh Syahrul saat memberikan sambutan.

Ia menambahkan, selain sebagai pusat produksi, rumah ini juga dapat menjadi pusat pelatihan UMKM lebah madu dan produk turunan. Budidaya lebah madu di Desa Suka Maju sudah berjalan selama lebih dari empat tahun. Setidaknya, PHE Jambi Merang membina sebanyak 30 orang warga desa yang tergabung dalam Kelompok Budidaya Madu Sabak. Produksinya mampu mencapai 4,5 kuintal per dua minggu.

Baca Juga:  Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎

Ada dua produk utama yang menjadi andalan. Yakni Lebah Madu Sabak kemasan botol dan Sarang Lebah & Madu Herbal.

Terdapat juga produk turunan seperti keripik manis, grubi madu dan jahe instan plus madu [jahe jantan]. Dengan adanya rumah produksi madu, diharapkan proses produksi menjadi lebih efisien dengan memperhatikan temperatur dan teknis pemisahan air.

Di rumah produksi ini dipusatkan pada galeri produk UMKM sehingga Desa Suka Maju memiliki ikon pusat oleh-oleh pangan dengan bahan lokal. Untuk mengelola penjualan, di Rumah Produksi Madu Lebah Sabak juga mendirikan Koperasi Sukma Jaya Berkah.

Proses panjang dari pemberdayaan masyarakat ini merupakan upaya PHE Jambi Merang dalam mendorong pengembangan ekonomi berkelanjutan berbasis sumber daya alam lokal. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat membantu melestarikan ekosistem lebah madu yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

Baca Juga:  Kendaraan Listrik di Sumsel Tembus 2.047 Unit, PLN Perkuat SPKLU Center

Kepala Desa Suka Maju Didik Budi Cahyanto menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif PHE Jambi Merang dalam langkah nyata mendukung perekonomian lokal.

“Kami sangat berterima kasih kepada PHE Jambi Merang atas dukungan dan kepeduliannya terhadap masyarakat kami, dengan adanya rumah produksi ini kami berharap warga dapat lebih berdaya secara ekonomi dan mampu mengembangkan usaha mereka secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Selain peresmian rumah produksi lebah madu, acara ini juga diisi dengan kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim di Desa Suka Maju. Pemberian santunan ini merupakan bentuk kepedulian sosial PHE Jambi Merang terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan.

PHE Jambi Merang yang juga merupakan bagian dari Pertamina Hulu Rokan Zona 1 ini berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat serta menjaga kelestarian alam di wilayah operasinya. [AbV/red]

Berita Terkait

CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP
PLN Raih Penghargaan BPS: Data Listrik Jadi Senjata Baru Pembangunan Nasional
Patialo Kini Terang Benderang: Listrik 24 Jam Nyalakan Asa Anak Desa
Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!
Bahaya Listrik Mengintai, PLN UID S2JB Perkuat Garda Keselamatan di Ruang Publik
Kendaraan Listrik di Sumsel Tembus 2.047 Unit, PLN Perkuat SPKLU Center
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
Drama Taksi Listrik Asal Vietnam, Sikap Ketua ADO Sumsel? Warganet Bongkar Jejak Seruan Demo

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:51 WIB

CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP

Selasa, 29 September 2026 - 19:16 WIB

PLN Raih Penghargaan BPS: Data Listrik Jadi Senjata Baru Pembangunan Nasional

Selasa, 29 September 2026 - 14:45 WIB

Patialo Kini Terang Benderang: Listrik 24 Jam Nyalakan Asa Anak Desa

Selasa, 29 September 2026 - 12:49 WIB

Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!

Senin, 28 September 2026 - 16:10 WIB

Bahaya Listrik Mengintai, PLN UID S2JB Perkuat Garda Keselamatan di Ruang Publik

Berita Terbaru