WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Viral, sebuah video yang memperlihatkan dugaan kekerasan dalam rumah tangga [KDRT] dilakukan suami terhadap anak dan istrinya menuai komentar dari berbagai kalangan netizen.
Dugaan KDRT tersebut, terlihat dalam video yang diunggah pada akun instagram@insidepalembang yang terjadi di Kecamatan Sungsang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan [Sumsel]..
Video tersebut diberi keterangan, “Mimin biso viralke video KDRT ini dak min?, KDRT di Sungsang lakinyo ni sering nian nyikso anak bininyo. Baru ini lah kami dapat video nyo min. Tolong lah min kalu bae ditindak lanjuti,”
Dalam video yang beredar, sang ayah memukul dan menyeret anaknya sambil berkata “ayo pulang”.
Lalu, wanita yang merupakan istrinya menarik anaknya yang enggan untuk dibawa pulang, melihat hal tersebut suaminya langsung memukuli istrinya hingga terjatuh.
Unggahan tersebut menuai beragam komentar, di antaranya @pilaanesthasya biadab nian, jangan kasih ampun men sudah tetingkep.
Seorang netizen @nunah.p.g juga mengomentari unggahan itu “gampang sih, RT RW nyo kan Ado. Babinsa, Babinkantimas jg ado. Mereka itu yang berhak mediasi ke bapak itu, sekironyo memang dak biso dibina lagi penjaroke, kan bukti sudah ado.”
Laporan Desi OY


![Viral, sebuah video yang memperlihatkan dugaan kekerasan dalam rumah tangga [KDRT] dilakukan suami terhadap anak dan istrinya menuai komentar dari berbagai kalangan netizen.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220126-WA0037.jpg)
![Koalisi Pers Sumsel saat menemui Komisioner Komisi Kepolisian Nasional [Kompolnas], Dr Supardi Hamid, di Mapolda Sumsel, Senin 19 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261019-WA0011-225x129.jpg)

![ratusan massa Masyarakat Cinde Bersatu [MCB] menggelar aksi demonstrasi di Kantor Badan Pertanahan Nasional [BPN] Kota Palembang untuk mempertanyakan legalitas lahan yang digunakan sebagai dasar penutupan jalan pada Senin 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/Pertanahan-Nasional-BPN-Kota-Palembang-untuk-mempertanyakan-legalitas-lahan-yang-digunakan-sebagai-dasar-penutupan-jalan-pada-Senin-20-Oktober-2026-225x129.jpg)
![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-225x129.jpg)


![Koalisi Pers Sumsel saat menemui Komisioner Komisi Kepolisian Nasional [Kompolnas], Dr Supardi Hamid, di Mapolda Sumsel, Senin 19 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261019-WA0011-129x85.jpg)

![ratusan massa Masyarakat Cinde Bersatu [MCB] menggelar aksi demonstrasi di Kantor Badan Pertanahan Nasional [BPN] Kota Palembang untuk mempertanyakan legalitas lahan yang digunakan sebagai dasar penutupan jalan pada Senin 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/Pertanahan-Nasional-BPN-Kota-Palembang-untuk-mempertanyakan-legalitas-lahan-yang-digunakan-sebagai-dasar-penutupan-jalan-pada-Senin-20-Oktober-2026-129x85.jpg)
![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-129x85.jpg)




![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

