TUJUH bulan lalu, ditemukan adanya sumur minyak bumi terbesar di dunia. Letaknya?
Nah, ini yang patut dibanggakan. Karena kegembiraan ditemukannya sumur bor terbesar itu terletak di Saka Kemang Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Kegembiraan itu terlukis jelas di roman muka Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Sumatera Selatan H Robert Heri, saat ditemui wartawan Wideazone.com dan ZoomPost, di ruang kerjanya, Jumat (29/11/2019).
“Sejauh ini sumur minyak bumi itu sudah masuk ke tahapan eksplorasi kita. Nah, penemuan itu akan kita kelola secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan,” ujar Robert Heri, tersenyum.
Heri mengakui, setelah beberapa tahun terakhir terjadi penurunan produksi. Dengan ditemukannya titik sumur (boleh dikatakan) terbesar itu, dunia pertambangan di Sumatera Selatan (Muba) kembali bergairah. “Bahkan kita telah menemukan cadangan minyak yang jumlahnya luar biasa, triliunan barel yang ada di dalamnya,” kata Heri.
Dengan diekaplorasinya minyak bumi tersebut, paling tidak bisa menyerap lapangan kerja yang luas. Bahkan temuan itu dapat meningkatkan devisa yang sangat besar bagi negara.
“Saya sangat senang dengan keadaan itu. Karena cadangan minyak di Muba tak akan habis hingga puluhan dan bahkan ratusan tahun mendatang,” ucapnya.
Untuk tujuan itu, kata Heri, pemerintah saat ini sedang menggalakkan pengembangan eksplorasi minyak bumi di sektor hilirisasi. “Bahkan hasil tambang itu langsung diekspor ke luar,” ujarnya.
Meski demikian, Robert Heri berharap agar minyak bumi itu tak hanya diekspor mentah ke luar, tapi harus bisa diolah dan dimasak agar nilai jualnya sangat tinggi.
Seperti batu bara, misalnya.
Batu bara bisa diolah menjadi energi listrik yang dapat dimanfaatkan Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai pembangkit listrik dalam skala besar. “Bahkan energi listrik itu dapat dijadikan bahan bakar industri dalam negeri yang berskala industri besar,” katanya.
Apabila eksplorasi itu dilakukan secara profesional, maka harapan itu bisa terwujud. Bahkan hasil pertambangan batu bara bisa meningkat secara drastis. Tentu saja, di lain sisi jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan untuk mengolah tambang batu bara akan semakin banyak.
“Meski demikian, hasil tambang yang kita peroleh tidak semuanya kita jual ke pasar internasional. Selain hasilnya bisa diekpor ke luar, sebagian hasil lainnya dapat digunakan bagi masyarakat Sumatera Selatan,” tukas Heri dengan senyum terkembang. (*)
Laporan Abror Vandozer
Editor Anto Narasoma







![Anggota Komisi III DPRD Kota Palembang, Andreas Okdi Priantoro, dalam Rapat Dengar Pendapat [RDP] bersama Dinas Perhubungan, Inspektorat, DPMPTSP, Bagian Hukum, dan manajemen Green SM, Selasa 15 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Anggota-Komisi-III-DPRD-Kota-Palembang-Andreas-Okdi-Priantoro-dalam-Rapat-Dengar-Pendapat-Selasa-15-September-2026-225x129.jpg)
![Rapat Dengar Pendapat [RDP] Komisi IV DPRD Palembang dengan Dinas Pendidikan Kota Palembang soal evaluasi PJJ [pembelajaran jarak jauh] pada Senin 14 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260914-WA0015_copy_1600x1015-225x129.jpg)




![Anggota Komisi III DPRD Kota Palembang, Andreas Okdi Priantoro, dalam Rapat Dengar Pendapat [RDP] bersama Dinas Perhubungan, Inspektorat, DPMPTSP, Bagian Hukum, dan manajemen Green SM, Selasa 15 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Anggota-Komisi-III-DPRD-Kota-Palembang-Andreas-Okdi-Priantoro-dalam-Rapat-Dengar-Pendapat-Selasa-15-September-2026-129x85.jpg)


![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)

![Presiden RI Prabowo Subianto [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20250227-WA0099-scaled-266x266-1-266x200.jpg)
