Jangan Dijual Mentah, Tapi Diolah Dahulu Agar Nilainya Mahal

- Jurnalis

Rabu, 4 Desember 2019 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Sumatera Selatan H Robert Heri

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Sumatera Selatan H Robert Heri

TUJUH bulan lalu, ditemukan adanya sumur minyak bumi terbesar di dunia. Letaknya?

Nah, ini yang patut dibanggakan. Karena kegembiraan ditemukannya sumur bor terbesar itu terletak di Saka Kemang Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Kegembiraan itu terlukis jelas di roman muka Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Sumatera Selatan H Robert Heri, saat ditemui wartawan Wideazone.com dan ZoomPost, di ruang kerjanya, Jumat (29/11/2019).

“Sejauh ini sumur minyak bumi itu sudah masuk ke tahapan eksplorasi kita. Nah, penemuan itu akan kita kelola secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan,” ujar Robert Heri, tersenyum.

Heri mengakui, setelah beberapa tahun terakhir terjadi penurunan produksi. Dengan ditemukannya titik sumur (boleh dikatakan) terbesar itu, dunia pertambangan di Sumatera Selatan (Muba) kembali bergairah. “Bahkan kita telah menemukan cadangan minyak yang jumlahnya luar biasa, triliunan barel yang ada di dalamnya,” kata Heri.

Baca Juga:  Perumda Pasar Palembang Jaya Gandeng PTBA Benahi Pasar Tradisional ‎

Dengan diekaplorasinya minyak bumi tersebut, paling tidak bisa menyerap lapangan kerja yang luas. Bahkan temuan itu dapat meningkatkan devisa yang sangat besar bagi negara.

“Saya sangat senang dengan keadaan itu. Karena cadangan minyak di Muba tak akan habis hingga puluhan dan bahkan ratusan tahun mendatang,” ucapnya.

Untuk tujuan itu, kata Heri, pemerintah saat ini sedang menggalakkan pengembangan eksplorasi minyak bumi di sektor hilirisasi. “Bahkan hasil tambang itu langsung diekspor ke luar,” ujarnya.

Meski demikian, Robert Heri berharap agar minyak bumi itu tak hanya diekspor mentah ke luar, tapi harus bisa diolah dan dimasak agar nilai jualnya sangat tinggi.

Seperti batu bara, misalnya.

Baca Juga:  Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Batu bara bisa diolah menjadi energi listrik yang dapat dimanfaatkan Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai pembangkit listrik dalam skala besar. “Bahkan energi listrik itu dapat dijadikan bahan bakar industri dalam negeri yang berskala industri besar,” katanya.

Apabila eksplorasi itu dilakukan secara profesional, maka harapan itu bisa terwujud. Bahkan hasil pertambangan batu bara bisa meningkat secara drastis. Tentu saja, di lain sisi jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan untuk mengolah tambang batu bara akan semakin banyak.

“Meski demikian, hasil tambang yang kita peroleh tidak semuanya kita jual ke pasar internasional. Selain hasilnya bisa diekpor ke luar, sebagian hasil lainnya dapat digunakan bagi masyarakat Sumatera Selatan,” tukas Heri dengan senyum terkembang. (*)

 

Laporan Abror Vandozer
Editor Anto Narasoma

Berita Terkait

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
Drama Taksi Listrik Asal Vietnam, Sikap Ketua ADO Sumsel? Warganet Bongkar Jejak Seruan Demo
BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius “ASBUN” Ultimatum 2×24 Jam Minta Maaf ‎
PT TSM Bikin Kejutan di Hari Pelanggan Nasional, Komisaris Bagikan Makanan Bergizi Langsung ke Pelanggan
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Tunjangan Pendidikan Pegawai Tirta Musi Tak Kunjung Cair, Dijanjikan Dua Pekan Malah Review
Revitalisasi Gedung Pasar 16 Ilir Jalan Terus, BCR Tantang Legalitas P3SRS dan Klaim Kepemilikan Kios
Perumda Pasar Palembang Jaya Gandeng PTBA Benahi Pasar Tradisional ‎

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Senin, 14 September 2026 - 11:42 WIB

Drama Taksi Listrik Asal Vietnam, Sikap Ketua ADO Sumsel? Warganet Bongkar Jejak Seruan Demo

Sabtu, 5 September 2026 - 17:00 WIB

BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius “ASBUN” Ultimatum 2×24 Jam Minta Maaf ‎

Sabtu, 5 September 2026 - 06:37 WIB

PT TSM Bikin Kejutan di Hari Pelanggan Nasional, Komisaris Bagikan Makanan Bergizi Langsung ke Pelanggan

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB