“Tanzania menjadi beneficiary atau penerima manfaat dari kerja sama sebagai peserta pelatihan. Hal ini guna meningkatkan kompetensi SDM di bidang penyamakan kulit,” terangnya.
Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri Emmy Suryandari mengemukakan, peran BPSDMI Kemenperin dalam pelatihan penayamakan kulit di tahun ini adalah menyediakan pelatihan penyamakan kulit untuk peserta dari Tanzania dan Indonesia.
“Tanzania sendiri merupakan produsen ternak berukuran besar yang ternama di Afrika. Ini menjadi potensi yang baik bagi Tanzania dalam memproduksi produk berbasis kulit dalam cakupan domestik, regional, maupun internasional,” ungkapnya.
Pelatihan tahap kedua ini dilaksanakan pada 20 Februari hingga 3 Maret 2023 secara luring di Politeknik ATK Yogyakarta. Berdasarkan hasil seleksi, terdapat lima orang peserta Tanzania yang akan didampingi oleh dua expert dari Dar es Salaam Institute of Technology (DIT), Mwanza. Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari online training yang sebelumnya telah diselenggarakan pada tanggal 24 Oktober – 4 November 2022 secara daring.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

















![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

