Fitri Harap Kerjasama Ini Semua Data Tersusun Rapi

- Jurnalis

Selasa, 9 April 2019 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Dalam rangka penyeragaman informasi geospasial dasar dan mensinergikan informasi tematik, Pemerintah kota Palembang secara langsung mengadakan penandatanganan kesepakatan bersama perjanjian mengenai jaringan informasi geospasial daerah (JIGD).

Tujuan dari kegiatan ini guna mengkoordinasikan pelaksanaan pembangunan dan pemanfaatan data spasial, selain itu juga menyelenggarakan fasilitas pengumpulan, pertukaran dan penyebarluasan data spesial antara instansi pemerinta, masyarakat swasta serta perguruan tinggi.

Menurut Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda sekaligus ketua Kwartir kota Palembang, bahwa penyuluhan ini sangat baik dalam menyampaikan informasi dimana program ngantor ke kelurahan yang dijalankan Pemkot juga bersinerji dengan pelaksanaan geospasial. Untuk peserta yang hadir pada acara ini ada anak pramuka kita libatkan dan tentunya tidak hanya itu saja komunitas lainnya seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) juga harus dilibatkan seperti yang diungkapkan Prof.Hasanudin kepala bdan informasi geospasial pusat.

Baca Juga:  Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

“Untuk itu kedudukan Pemerintah dalam pelaksanaan JIGD kota Palembang sebagai simpul jaringan serta penyelenggara JIGD, yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pengumpulan, pemeliharaan, pemutakkhiran dan penyebarluasan data spasial tertentu, saya harap dengan kejasama seperti ini bisa memperkuat dan menjadikan kinerja kita lebih tertib dan terdata dengan rapi,”katanya selasa (9/4) saat membuka sosialisasi jaringan informasi geospasial daerah (JIGD).

 

Ditempat yang sama itu kepala Bapeda Litbang kota Palembang, Haryy Hadi mengatakan penyelenggaraan kegiatan jaringan informasi geospasial daerah (JIGD) kota Palembang merupakan bagaian dari jaringan informasi geospasial nasional yang tertuang dalam bentuk geoporatal kota Palembang. Kegiatan ini diadakan di kota Palembang yaitu sebagai sarana jaringan informasi berbasis elektronik.

Baca Juga:  Penyerahan Alat Satgas Tandai Berakhirnya TMMD ke-129 Kodim 0418 di Kelurahan Talang Jambe

“Kita harapkan kegiatan ini menjadi salah satu sarana berbagi data, publikasi, sehingga dapat digunakan sebagai alat bantu untuk perumusan kebijakan, pengambilan keputusan, dan pelaksanaan visi kota Palembang demi mewujudkan Palembang emas darussalam 2023 dan percepatan pelaksaanaan perogram nasional kebijakan satu peta,”jelasnya.

Ia juga menambahkan maksud pelaksanaan JIGD ini untuk menyeragamkan informasi geospasial dasar dan mensinergikan informasi geospasial tematik melalui pengelolaan data spasial daerah yang akurat, mutakhir, terbuka, terintegrasi, lengkap,akuntabel, dinamis, valid,mudah diakses dan bekelanjutan.

“Untuk sasaran pelaksanaan JIGD kota Palembang, guna terjaminnya kemudahan akses kemudian terpadunya data spasial untuk berbagai keperluan pembangunan kemudian tersefianya acuan teknis pembangunan dan pemanfaatan data spasial,”tutupnya. (iwan pati

Berita Terkait

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?
Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIB

APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?

Rabu, 30 September 2026 - 11:15 WIB

Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September

Selasa, 29 September 2026 - 12:49 WIB

Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Berita Terbaru