Disanksi AS, Huawei tak Bisa Akses Aplikasi FB, WhatsApp dan Instagram

- Jurnalis

Rabu, 19 Juni 2019 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM — Pertikaian dagang antara Amerika dan Tiongkok semakin meruncing. Akibat tak sehatnya “pertikaian bisnis” kedua negara, justru berimbas saling boikotnya produk telepon seluler (ponsel) android Huawei China.

Akibatnya, ponsel Huawei yang seharusnya memiliki aplikasi Facebook ketika dibeli, ternyata diboikot Amerika tidak akan memiliki hak istimewa seperti itu.

Seperti dilansir Mashable pada Sabtu lalu (8/6/2019), Facebook telah melarang Huawei melakukan pra-intal aplikasi Facebook di ponselnya.

Kebijakan itu merupakan tundak lanjut dari tekanan yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan AS terhadap Huawei sejak perusahaan teknologi China itu dimasukkan ke dalam “daftar entitas” yang berbahaya di Departemen Perdagangan AS.

Bagi konsumen, tindakan itu tidak akan berdampak besar karena penggunaan aplikasi Facebook, WhatsApp, dan Instagram dati Play Store. Para pemakai dapat menerima pembaruan untuk aplikasi-aplikasi itu.

Baca Juga:  PT TSM Bikin Kejutan di Hari Pelanggan Nasional, Komisaris Bagikan Makanan Bergizi Langsung ke Pelanggan

Meski demikian ada sedikit gangguan lain bagi ponsel Huawei, karena format penyajian aplikasi itu kurang manarik para pengguna.

Setelah Departemen Perdagangan AS menempatkan Huawei ke dalam daftar entitasnya, berarti perusahaan China itu ridak dapat membeli suku cadang dan komponen AS tanpa persetujuan pemerintah Negeri Paman Sam. Intel dan Qualcomm pun tak bersedia menjual suku cadang ke Huawei.

Perusahaan China yang menjadi sengketa perdagangan yang berlangsung antara Washington dan Beijing itu membuat Amerika berpendapat, teknologi Huawei itu dapat digunakan untuk memata-matai orang Amerika. Namun HuaweiI telah menyangkalnya berkali-kali.

Kedua negara ekonomi terbesar itu telah membicarakanya berbulan-bulan terkait kenaikan tarif yang sangat besar, yakni senilai miliaran dolar menyangkut ekspor China dan Amerika.

Baca Juga:  BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius "ASBUN" Ultimatum 2x24 Jam Minta Maaf ‎

Yang paling terpukul bagi Huawei adalah pencabutan lisensi androidnya oleh Google. Menghadapi kenyataan ini jauh lebih sulit bagi perusahaan pembuat smartphone terbesar kedua itu, dalam upayanya membangun telepon seluler android.

Huawei pun mendapat pembebasan 90 hari dari pembatasan perdagangan itu. Tenggat waktu ini sangat penting. Dengan demikian semua ponsel Huawei masih akan memiliki akses Google Play Store hingga batas waktu itu berakhir hingga Agustus 2019, termasuk ponsel yang belum beredar di pasaran

Seperti yang dilansir oleh voanews.com//silicon-valley-technology/facebook-stops-huawei-pre-installing-its-apps-phones, larangan Facebook segera berlaku termasuk untuk semua ponsel Huawei yang masih di pabrik.

Sesuai daftar hitam administrasi Donald Trump, pembuat ponsel pintar terbesar kedua di dunia itu merupakan ancaman keamanan nasional AS. (abror)

Berita Terkait

17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation
CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP
PLN Raih Penghargaan BPS: Data Listrik Jadi Senjata Baru Pembangunan Nasional
Patialo Kini Terang Benderang: Listrik 24 Jam Nyalakan Asa Anak Desa
Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!
Bahaya Listrik Mengintai, PLN UID S2JB Perkuat Garda Keselamatan di Ruang Publik
Kendaraan Listrik di Sumsel Tembus 2.047 Unit, PLN Perkuat SPKLU Center
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:58 WIB

17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:51 WIB

CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP

Selasa, 29 September 2026 - 19:16 WIB

PLN Raih Penghargaan BPS: Data Listrik Jadi Senjata Baru Pembangunan Nasional

Selasa, 29 September 2026 - 14:45 WIB

Patialo Kini Terang Benderang: Listrik 24 Jam Nyalakan Asa Anak Desa

Selasa, 29 September 2026 - 12:49 WIB

Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!

Berita Terbaru