WIDEAZONE.COM, OGAN ILIR — Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan fasilitas yang menyelenggarakan upaya kesehatan perseorangan untuk tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan promotif dan pencegahan dalam mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi tingginya.
Upaya kesehatan tersebut diselenggarakan dengan menitikberatkan kepada pelayanan bagi masyarakat luas guna mencapai derajat kesehatan yang optimal, tanpa mengabaikan mutu pelayanan kepada perorangan, namun hal tersebut diduga berbeda dengan pelayanan Puskesmas Mekar Sari di Kecamatan Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.
Seorang pasien berinisial RK (50) warga Pelampaian Kecamatan Rantau Alai mengatakan bahwa pada Jumat, 26 Maret 2021, saya bersama istri datang ke Puskesmas Mekar Sari pukul 10.30 WIB untuk berobat sesuai yang dianjurkan oleh pihak Puskesmas di Senin lalu (22/3/2021), agar berobat kembali saat Jumat ini. “Tetapi sangat disayangkan setibanya di tempat, Puskesmasnya tutup. Pintu semuanya terkunci rapat, tak satu pun orang, hanya ada kendaraan motor buruk terlihat terparkir,” ungkap RK saat dibincangi wartawan Wideazone.com dan Zoom Post di lokasi, Senin (29/3/2021).
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya





![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-225x129.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)



![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-129x85.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
