WIDEAZONE.COM, MUARAENIM — Benar-benar sial. Uang sejumlah Rp 428.64.000 untuk kebutuhan dana desa tahun 2019, raib digondol maling.
Menurut Plt Kepala Desa (Kadss) Tanjung Serian Dian Berat Camelle, dana desa tersebut baru dicairkan dari Bank SumselBabel di Muaraenim, Kamis (1/8/2019).
“Uang dana desa yang dicuri itu baru kami cairkan dari Bank SumselBabel Muaraenim. Uang itu langsung kami masukkan ke tas ransel hitam,” ujar Dian ke pada Wideazone.com
Sesuai rencana, uang tersebut untuk digunakan bagi menyelesaikan bangunan PAUD yang nilai kerjannya baru mencapai 20% dan untuk kebutuhan pembangunan jalan setapak.
Dalam perjalanan pulang hari sudah siang. Mereka bermaksud makan di satu rumah makan depan makam pahlawan. Meeka kemudian memarkirkan kendarannya tepat di pintu masuk rumah makan tersebut.
Setelah santap siang, mereka kembali ke mobil. Saat iru mereka kaget setngah mati karena pintu mobilnya tidak terkunci.

“Saya buru-buru melihat tas yang kami letakkan di jok mobil yang ditutupi bantal sudah tak ada lagi di tempat,” ujar Dian dengan mimik gelisah.
Dia yakin, tas yang berisi uang itu sudah dihondol maling. Sesaat setelah mengetahui uang dana desa itu taib, mereka langsung melaporkannya ke Polres Muaraenim.
Terkait hilamgnya uang dana desa itu, seorang tokoh masyarakat Desa Tanjung Serian yang enggan disebut namanya mengatakan, Plt Kades harus bertanggung jawab untuk mengembalikan uang tersebut.
“Uang dana desa itu milik masyarakat. Karena masalahnya adslah kelalaian murni, Dian harus mengembalikannya,” katanya.
Apabila tak ada itikad baik untuk mengembalikan uang tersebut, masyarakat akan mengadukannya secara tertulis ke polisi. (agus putra luntar)





![Petugas PLN saat melakukan pemeliharaan kelistrikan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi [SUTT] 150 kilovolt [kV] Sarolangun-Muara Rupit untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0044-225x129.jpg)
![Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Nurcahyo JM SH MH turun langsung mengevaluasi kinerja jajaran Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu Timur [OKU Timur], Selasa 27 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0042-225x129.jpg)
![Salah satu objek Yayasan STIMIK IGM yang dipasang plang banner. [Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0043-225x129.jpg)
![Kedua tersangka berinisial IS, selaku Kuasa Pengguna Anggaran [KPA]/Pejabat Pembuat Komitmen [PPK], dan D, Direktur PT Amanda Tiga Mandiri yang bertindak sebagai penyedia. Keduanya langsung ditahan di Rutan Kelas I A Pakjo Palembang selama 20 hari, terhitung sejak 27 Oktober hingga 15 November 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0032-225x129.jpg)


![Petugas PLN saat melakukan pemeliharaan kelistrikan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi [SUTT] 150 kilovolt [kV] Sarolangun-Muara Rupit untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0044-129x85.jpg)
![Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Nurcahyo JM SH MH turun langsung mengevaluasi kinerja jajaran Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu Timur [OKU Timur], Selasa 27 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0042-129x85.jpg)
![Salah satu objek Yayasan STIMIK IGM yang dipasang plang banner. [Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0043-129x85.jpg)


![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-360x200.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

