banner 970x250
banner 970x250
banner 970x250

Bastari: Beban Jalan Palembang Hanya 8 Ton

  • Bagikan
Suasana Kota Palembang (Photo: Abror Vandozer)
Suasana Kota Palembang (Photo: Abror Vandozer)
banner 468x60

DINAS Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Palembang akan terus berbenah diri. Sejumlah jalan rusak, dalam waktu dekat segera diperbaiki.

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Kepala Dinas PUPR Kota Palembang Achmad Bastari Yusak, menyatakan siap meningkatkan kualitas jalan yang rusak.

“Kita berusaha keras untuk meningkatkan kualitas jalan, terutama jalan-jalan yang sangat potensi digunakan masyarakat,” ujar Bastari kepada Wideazone.com dan ZoomPost, di ruang kerjanya, Selasa (13/4/2021).

Menurut dia, pihak-pihak terkait yang seirama menggunakan kawasan jalan, akan melakukan koordinasi untuk menjaga dan meningkatkan kualitas jalan di wilayah Kota Palembang.

“Ini penting agar jalan yang sudah ada tidak rusak lagi ketika institusi itu melaksanakan kerja (menggali) di wilayah jalan tersebut,” ujar Bastari, tersenyum.

Menurut dia, PUPR telah merencanakan wilayah dan kawasan mana saja yang akan ditingkatkan. Dalam progres rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), kata Bastari, selama periode lima tahun ke depan, PUPR segera menangani kerusakan yang terjadi.

“Sejak dilantik, selama lima tahun ke depan, progres jalan di kawasan kota segera kita tingkatkan,” katanya.

Jadi, andaikan ada di antara pihak-pihak yang tidak puas dengan hasil pembangunan jalan di Kota Palembang, menurut Bastari wajar. “Sebab tiap ada perkembangan dalam praktik pembangunan jalan, plus-minusnya ada yang tidak puas,” katanya.

Namun Baatari meyakinkan, pihaknya bakal berusaha meningkatkan mutu jalan. “Terutama jalan di wilayah perkampungan yang sangat dibutuhkan masyarakat,” tandas Bastari.

Namun Bastari juga meminta masyarakat untuk membantu menjaga dan memelihara jalan yang sudah dibangun. Sebab, katanya, tanpa ada rasa memiliki warga terhadap jalan yang sudah ada, maka keberadaannya tidak akan bertahan lama.

“Untuk diketahui, jalan yang dibangun daya kekuatannya berkisar pada titik delapan ton. Tapi kerap kali mobil truk yang melewati jalan itu, bobotnya overload, atau melebihi beban itu,” katanya.

Namun, kika mereka dihalangi melalui jalan dengan truk yang melebihi ketentuan, keadaannya akan ricuh. “Mereka pasti ribut. Makanya saya meminta agar mereka menyadari ketentuan itu,” ujar Bastari menutup perbincangan. (*)

Laporan Abror Vandozer
Editor Anto Narasoma

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *