APMPH Sumsel Desak Kejaksaan Telisik Penyimpangan Anggaran BPBD Banyuasin

- Jurnalis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aliansi Perkumpulan Mahasiswa dan Pemuda Hukum Sumatera Selatan [APMPH Sumsel] menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejari Banyuasin, Jumat 31 Oktober 2025.

Aliansi Perkumpulan Mahasiswa dan Pemuda Hukum Sumatera Selatan [APMPH Sumsel] menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejari Banyuasin, Jumat 31 Oktober 2025.

WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Aliansi Perkumpulan Mahasiswa dan Pemuda Hukum [APMPH] Sumsel berunjuk rasa didepan Kejaksaan Negeri Banyuasin, Jumat 31 Oktober 2025.

Mereka mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan penyimpangan dalam penggunaan anggaran di Badan Penanggulangan Bencana Daerah [BPBD] kabupaten Banyuasin.

Dalam orasinya, Ketua APMPH Sumsel menilai sejumlah kegiatan BPBD Banyuasin tahun anggara 2024 – 2025 patut dipertanyakan karena dinilai tidak transparan dan berpotensi menimbulkan kerugian negara.

“Aksi ini murni untuk kepentingan masyarakat. Kami ingin memastikan setiap anggaran yang dikelola pemerintah digunakan secara terbuka dan sesuai aturan,” kata Hendy Ramadhan, Ketua APMPH Sumsel.

Baca Juga:  Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal

Ia juga menyoroti lemahnya sistem pengawasan dan pelaporan publik terhadap pengelolaan anggaran di instansi tersebut.

Menurutnya, ketiadaan keterbukaan informasi menimbulkan keraguan terhadap efektivitas dan akuntabilitas pelaksanaan pelaksanaan program.

“Kami berharap kejaksaan negeri banyuasin menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Jika ada penyimpangan di BPBD, harus diusut sampai tuntas,” tegasnya.

Sementara, Kasubsi Intel Kejaksaan Negeri Banyuasin, Charles Barita Hamonangan Sihombing menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti laporan dugaan korupsi yang telah disampaikan oleh massa aksi.

Baca Juga:  Kabut Asap Karhutla "Meradang" di Palembang, Aktivis Rawang Bilang Pemerintah Gagal dalam Tata Kelola

“Kami akan menelusuri dan mengusut laporan tersebut. Namun, kami juga meminta bukti-bukti pendukung agar proses penyelidikan dapat berjalan secara objektif dan sesuai prosedur,” ujarnya.

Aksi berjalan tertib dengan pengawalan aparat kepolisian dan Satpol-PP. Setelah hampir satu jam menyampaikan orasi dan menyerahkan aspirasi, massa membubarkan diri dengan janji akan mengawal proses penegakkan hukum hingga tuntas.

Laporan Desi OY | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

KPU Banyuasin Go to School, Edukasi Pemilih Pemula Kritis Jaring Informasi
7 Penjaga Terakhir Warisan Palembang Dilantik, Ratu Dewa: Jangan Sampai Sejarah Tergusur Pembangunan
“Enjoy” Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎
Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel
PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif
Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:11 WIB

KPU Banyuasin Go to School, Edukasi Pemilih Pemula Kritis Jaring Informasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:24 WIB

7 Penjaga Terakhir Warisan Palembang Dilantik, Ratu Dewa: Jangan Sampai Sejarah Tergusur Pembangunan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:53 WIB

“Enjoy” Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WIB

PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Berita Terbaru