Alasan PDAM Tirta Musi Hentikan Distribusi Air Bersih Terhadap Pelanggannya Hari ini

- Jurnalis

Selasa, 23 Mei 2023 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo PDAM Tirta Musi Palembang

Logo PDAM Tirta Musi Palembang

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Beredar pesan elektronik, PDAM Tirta Musi Palembang kembali menghentikan distribusi Air Bersih, [Selasa 23 Mei 2023] mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai, karena adanya pemeliharaan Cubicle di Instalasi Pengolahan Air [IPA] Rambutan.

Hal tersebut dibenarkan Direktur PDAM Tirta Musi Andi Wijaya Adini. Menurut dia tidak ada kendala terkait penghentian distribusi air bersih.

“Kami melakukan pemeliharaan rutin kelistrikan,” ungkapnya ke pada WIDEAZONE.com, Selasa 23 Mei 2023.

Dalam pemeliharaan itu, ujar Andi Wijaya, diperkirakan hanya berkisar dua jam. “Yaitu pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Di luar itu pengaliran normal,” jelasnya. 

“ini pemeliharaan rutin yang dilakukan PDAM dan sudah direncanakan,” tambahnya. 

Baca Juga:  Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan

Informasi yang dihimpun, wilayah yang terdampak adalah Kawasan Alang-Alang Lebar meliputi Jalan Perindustrian 1, Perindustrian II, Surya Sakti, Jalan Suka Karya, HM Sholeh, Naskah, Jalan Sukarela hingga Perum Duta Mas, Suka Maju, Suka Senang, Jalan Suka Bakti, Sukabangun 2 (kiri) sampai dengan Suka Winatan lorong Generasi, Jalan Soak, Jalan Lintas Barat sampai Jalan Letkol Andrianz.

Untuk Kawasan Rambutan, meliputi Jalan Talang Kerangga, Diponogoro, Makrayu, Rambutan Dalam, Jalan Teman, Sei Tawar, Ratna, Kapten A Rivai [kanan], Radial, Jalan Cempaka Dalam, Komplek Ilir Barat Permai, Hotel Grand Duta, Rusun Blok 32 sampai 36, Jalan Ki Gede Ing Suro, Jalan Kirangga Wira Santika, Jalan Sawa, Jalan Mangga, Kantor Walikota, RS AK Gani, BKB, Jalan Merdeka, Jalan Kemas Umar, Jalan Kapten Cek Seh, Jalan Datuk Akip, Lapas Wanita, Masjid Agung dan sekitarnya.

Baca Juga:  Hanura Pasang Strategi Baru: Survei Dapil Jadi Senjata Rebut Kursi DPR 2029

Kawasan Tangga Buntung, meliputi jalan PSI Lautan, Jalan Kebon Gede, Kadir TKR, Jalan PSI Senayan [sampai jembatan kedua].

Kawasan KM 4 Palembang, jalan Basuki Rahmat, Rimba Kemuning, Swadaya, Komplek Sintraman Jaya, Rudus, Terpedo, Jalan Cambai Agung, Jend Sudirman, Simanjuntak, Rawa Jaya, Mayor Mahidin, Jalan Kol H Burlian, Srijaya, Komplek Pemda, Jalan Mahmil, Jalan Aspol Puntikayu, dan Taman Sari. [Abv]

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Drama Taksi Listrik Asal Vietnam, Sikap Ketua ADO Sumsel? Warganet Bongkar Jejak Seruan Demo
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Senin, 14 September 2026 - 11:42 WIB

Drama Taksi Listrik Asal Vietnam, Sikap Ketua ADO Sumsel? Warganet Bongkar Jejak Seruan Demo

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB