Tidak hanya disitu, Totok memandang peran mahasiswa dapat menjadi hakim yang akan memutuskan kepada siapa bangsa dan negara ini akan diberikan kedaulatan dan memegang kekuasaan. Sehingga baiklah, tambahnya, Bawaslu tidak bekerja sendiri namun perlu dukungan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.
“Marilah kita semua, semua, seluruh anak bangsa gotong royong bersama menjaga pemilu dan demokrasi dalam kerangka pengawasan.
Terakhir di hadapan mahasiswa, Totok pun menjelaskan pemilu adalah alat, maka jangan ada pemilu yang berujung pada disitegrasi yang berujung pada bakar-bakaran, yang berujung pada demo yang merusak, kalau pemilu ini ujungnya perusakan buat apa ada yang namanya pemilu.
“Sebab karena pemilu itu hanya alat, alat yang menyempurnakan alat, karena demokrasinya juga alat, negaranya juga alat maka kedepan pemilu akan menjadi lebih baik,” katanya. (JFA)
Halaman : 1 2

















![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

