WIDEAZOME. COM, PALEMBANG — Bagi pekerja, nilai paling membahagiakan adalah menikmati hari tua yang cukup materi dan telah ikut berhaji atau umroh.
Menurut Ketua Primer Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Boom Baru Palembang, Muhammad Unif AS, pihak berusaha untuk memberikan layanan umroh bagi pekerjanya.
“Jika melihat keuangan yang ada, kita baru mampu memberi layanan umroh ke pada seorang pekerja saja setiap tahun, “ujar Unif ke pada Wideazone. com, di ruang kerjanya, Selasa (18/6/2019) .
Alokasi anggaran yang ada, katanya, saat ini TKBM baru bisa memberi akses ke pada satu orang saja untuk diumrohkan.
Tapi siapa-siapa saja pekerja TKBM yang akan menjadi kehormatan untuk diterbamgkan ke tanah suci, namanya harus diundi terlebih dahulu.
Imi memunjukkan bahwa pengurus TKBM Boom Baru Palembang akan bersikap adil dan tidak menerapkan sistem suka atau tidak suka ke pada pekerjanya.
“Yang pasti program mengumrohkan para pekerja, Insya Allah, akan kita wujudkan dalam waktu secepatnya, ” ujar Unif yang didampingi wakilnya, Achyani, tanpa merinci kapan program umroh itu dilaksanakan.
Selain itu, kata Unif, TKBM berusaha memenuhi santunan masa pensiun bagi pekerjanya yang berusia 55 tahun. Namun Unif akan menggelar rapat terkait masalah santunan hari tua imi.
Sebab, katanya, terkait dana yang dibutuhkan untuk santunan hari tua itu memang sangat besar. “Apabila upah pekerja kita sisihkan untuk santunan hari tua teesebut, apakah mereka (para pekerja) bersedia? ” ujar Unif.
Terkait imbauan BPJS Ketenagakerjaan berdasarkan surat Nomor : B/11996/052019 tanggal 21 Mei 2019, isinya menyarankan agar program santunan hari tua itu dilaksanakan.
“Karena TKBM ini merupakan usaha sosial nonprofit, tentu penyediaan anggaran paling tidak lebih dari Rp 100 juta itu akan menjadi beban, ” katanya.
Karenanya program santunan hari tua ini harus disosialisasikan dahulu dengan para pekerja. Intinya, pengelola manajemen Primer Koperasi TKBM akan menggelar rapat terkait masalah itu. (abror vandozer)



![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-225x129.jpg)


![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-129x85.jpg)



![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
