Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jeneponto, banjir dan longsor tersebut dipicu tingginya intensitas hujan sejak pukul 13.00 WITA.
Akibat bencana tersebut, empat warga dilaporkan hilang.
Selain itu, banjir juga menyeret mobil mini bus dan enam rumah panggung rusak berat karena terseret arus dan akses jalan poros tertimbun material longsor.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jeneponto telah melakukan asesmen dan kaji cepat terhadap segala kerusakan dari dampak bencana banjir dan longsor. Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Basarnas Makassar untuk melakukan pencarian korban.
Tim juga melakukan pembukaan akses jalan yang tertimbun longsor dengan Dinas Pekerjaan Umum menggunakan alat berat.
Sementara itu, kebutuhan mendesak yang diperlukan adalah terpal, selimut, tenda, logistik dan makanan serta alat berat lainnya. (Rill BNPB/Yfi/Abror Vandozer)

















![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

