Surat edaran tersebut dilayangkan untuk mengantisipasi beredarnya telur ayam tetas (infertil). Pasalnya, telur ayam tetas (infertil) tidak layak untuk dikonsumsi.
Hal tersebut diungkapkan Drs Iwan Gunawan Syahputra MSi saat diwawancarai diruang kerjanya, Selasa (12/5/20).
Dia mengatakan, dalam surat edaran tersebut dirinya meminta Kepala Dinas yang membidangi Perdagangan bersama sama Satgas Pangan dan tim TPID untuk memonitoring di lapangan dan menghimbau serta melarang pelaku usaha memperjual belikan telur ayam tetas (infertil).
“Pedagang telur jangan mengambil keuntungan dengan cara curang. Karena ada sanksi kalau terbukti menjual telur ayam tetas. Jangan melakukan hal yang merugikan masyaraka,” tegasnya.
Lebih lanjut Iwan Gunawan mengimbau kepada masyarakat agar tidak membeli telur tetas (infertil) dikarenakan tidak layak konsumsi karena banyak mengandung bakteri dan salmonela.
“Kita berharap tidak ada pedagang telur ayam di Sumsel yang menjual telur ayam tetas (infertil). Tim Satgas Pangan Polda sudah turun, untuk mengantisipasinya,” imbaunya.
“Masyarakat juga harus lebih teliti sebelum membeli telur ayam dengan cara di terawang, saat diguncang tidak ada bunyi di dalam telur. Ciri lain telur ayam tetas (infertil) adalah ada bintik hitam atau bintik darah di dalam telurnya. Jadi konsumsen juga harus cerdas memilih telur yang baik untuk dikonsumsi,” tukasnya mengakhiri.
Laporan Akip
Editor Abror Vandozer



![Anak-anak muda anggota Tim Cegah Api Greenpeace Indonesia dan Perkumpulan Rawang di Palembang menyuarakan dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan gambut di sekitar Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu, 7 Oktober 2026. [Abriansyah Liberto-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0020-225x129.jpg)
![Kabid Pajak Daerah I Badan Pendapatan Daerah [Bapenda] Kabupaten Banyuasin, Panca Al-Azhar](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0004-225x129.jpg)


![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-225x129.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)
![Anak-anak muda anggota Tim Cegah Api Greenpeace Indonesia dan Perkumpulan Rawang di Palembang menyuarakan dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan gambut di sekitar Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu, 7 Oktober 2026. [Abriansyah Liberto-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0020-129x85.jpg)
![Kabid Pajak Daerah I Badan Pendapatan Daerah [Bapenda] Kabupaten Banyuasin, Panca Al-Azhar](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0004-129x85.jpg)


![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-129x85.jpg)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
