Sebelum dilakukan penyaluran bantuan, BAZMA Pendopo Field melakukan survey terlebih dahulu kepada masyarakat di sekitar sehingga nantinya bantuan yang akan diberikan benar- benar bermanfaat dan tepat sasaran.
Ketua BAZMA Pendopo Field dan juga sebagai Pendopo Finance Asst Man, Eka Prasetya menjelaskan bahwa uang zakat dari rekan-rekan pekerja, diambil 2,5 % dari gaji yang diterima setiap bulannya selalu kita salurkan kepada yang berhak menerimanya, dengan dilakukan survey terlebih dahulu.

Ia mengungkapkan, kita berusaha untuk tidak menimbun zakat dari pekerja, maka dari itu zakat tersebut segera kita salurkan kepada yang berhak menerimanya.
“Semoga apa yang kita berikan ini dapat bermanfaat dan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,“ ungkap Eka.
Sementara itu, Kepala Desa Simpang Tais Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, Erica mengucapkan sangat berterima kasih kepada perusahaan yang telah memberikan bantuan kepada beberapa warganya yang tidak mampu.
” Mewakili masyarakat dan pemerintah desa, kami tidak dapat membalas kebaikan yang telah diberikan oleh perusahaan. Kami hanya dapat berdoa semoga PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field tetap terus beroperasi di bumi Serepat Serasan ini, diberikan kelancaran dalam menjalankan operasinya sehingga produksinya meningkat yang pada akhirnya akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat sekitar,” ucap Kepala Desa Simpang Tais.
Baitu Zakat Petamina (BAZMA) Pendopo Field juga memberikan bantuan modal usaha kepada warga Desa Sumberejo Kelurahan Talang Ubi Utara Kecamatan Talang Ubi. Warga tersebut manyandang tuna netra dengan dua anak yang tidak memiliki usaha dan penghasilan.
Laporan Efran
Editor Abror Vandozer



![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-225x129.jpg)
![Koalisi Pers Sumsel saat menemui Komisioner Komisi Kepolisian Nasional [Kompolnas], Dr Supardi Hamid, di Mapolda Sumsel, Senin 19 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261019-WA0011-225x129.jpg)

![ratusan massa Masyarakat Cinde Bersatu [MCB] menggelar aksi demonstrasi di Kantor Badan Pertanahan Nasional [BPN] Kota Palembang untuk mempertanyakan legalitas lahan yang digunakan sebagai dasar penutupan jalan pada Senin 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/Pertanahan-Nasional-BPN-Kota-Palembang-untuk-mempertanyakan-legalitas-lahan-yang-digunakan-sebagai-dasar-penutupan-jalan-pada-Senin-20-Oktober-2026-225x129.jpg)
![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-225x129.jpg)

![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-129x85.jpg)
![Koalisi Pers Sumsel saat menemui Komisioner Komisi Kepolisian Nasional [Kompolnas], Dr Supardi Hamid, di Mapolda Sumsel, Senin 19 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261019-WA0011-129x85.jpg)

![ratusan massa Masyarakat Cinde Bersatu [MCB] menggelar aksi demonstrasi di Kantor Badan Pertanahan Nasional [BPN] Kota Palembang untuk mempertanyakan legalitas lahan yang digunakan sebagai dasar penutupan jalan pada Senin 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/Pertanahan-Nasional-BPN-Kota-Palembang-untuk-mempertanyakan-legalitas-lahan-yang-digunakan-sebagai-dasar-penutupan-jalan-pada-Senin-20-Oktober-2026-129x85.jpg)
![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-129x85.jpg)


![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)
