Tunjangan Pendidikan Pegawai Tirta Musi Tak Kunjung Cair, Dijanjikan Dua Pekan Malah Review

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Pusat Perumda Tirta Musi Palembang. [Gambar: Abror Vandozer-WI]

Kantor Pusat Perumda Tirta Musi Palembang. [Gambar: Abror Vandozer-WI]

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Janji pencairan tunjangan pendidikan bagi pegawai Perumda Tirta Musi Palembang dalam waktu dua pekan belum juga terealisasi. Hingga Rabu 26 Agustus 2026, tunjangan yang disebut sebagai hak pegawai tersebut masih menunggu proses review dan persetujuan Pemerintah Kota Palembang.

Seorang pegawai Perumda Tirta Musi Palembang yang enggan disebutkan namanya mengaku mempertanyakan ketidakjelasan pencairan tunjangan tersebut. Ia menyebut pegawai hanya bisa menunggu tanpa kepastian waktu.

“Sekarang ini, hanya menunggu tapi sampai kapan? Kok jadi serumit ini,” ungkapnya.

Menurut sumber tersebut, beredar informasi tunjangan pendidikan baru akan dicairkan pada awal September 2026. Namun, nominal yang diterima pegawai disebut tidak lagi sama seperti tahun sebelumnya.

Baca Juga:  PT TSM Bikin Kejutan di Hari Pelanggan Nasional, Komisaris Bagikan Makanan Bergizi Langsung ke Pelanggan

“Awalnya tunjangan pendidikan keluarnya setahun sekali, padahal itu tercantum di Permendagri. Tunjangan itu akan diterima setengah dari gaji,” katanya.

Ia juga menyebut informasi mengenai perubahan besaran tunjangan tersebut masih minim disampaikan kepada pegawai.

Terpisah, Ketua Serikat Pekerja Perumda Tirta Musi [SP-PTM], Ahmad Haris, menegaskan tunjangan pendidikan merupakan hak pegawai sehingga tidak semestinya terus ditunda.

Menurutnya, meski terdapat regulasi yang menjadi dasar pemberian tunjangan, kepastian pencairan tetap harus diberikan kepada pegawai.

“SP-PTM akan memperjuangkan kesejahteraan lainnya untuk para pegawai seperti lembur mereka dan lainnya,” kata Haris.

Terkait aturan baru mengenai besaran tunjangan, Haris membenarkan bahwa pegawai akan menerima tunjangan sebesar tidak full dari gaji.

Baca Juga:  Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Ia pun mempertanyakan bagaimana pemenuhan hak pegawai lainnya apabila tunjangan pendidikan yang sebelumnya diterima penuh kini hanya diberikan setengah.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Musi, Teddy Andrian, membenarkan bahwa proses pencairan tunjangan pendidikan belum selesai.

Ia mengatakan regulasi dari Kementerian Dalam Negeri [Kemendagri] telah turun. Namun, saat ini ketentuan tersebut masih dalam tahap review di lingkungan Pemkot Palembang.

“Dari Kemendagri sudah turun. Sekarang masih di-review di Pemkot. Tunjangan akan diproses. Setelah selesai review dan persetujuan dari Pemkot Palembang,” jelas Teddy.

Mengenai besaran tunjangan, Teddy belum memberikan penjelasan lebih lanjut. Ia hanya memastikan waktu pencairan akan disampaikan setelah proses review Inspektorat selesai.

Laporan/Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Drama Taksi Listrik Asal Vietnam, Sikap Ketua ADO Sumsel? Warganet Bongkar Jejak Seruan Demo
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Senin, 14 September 2026 - 11:42 WIB

Drama Taksi Listrik Asal Vietnam, Sikap Ketua ADO Sumsel? Warganet Bongkar Jejak Seruan Demo

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB