Peringatan HKN 2019, Lesty Nuraini: Anak Muda Harus Jadi Agent Of Change Preventif dan Promotif Kesehatan

- Jurnalis

Selasa, 19 November 2019 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Hj Lesty Nuraini Apt MKes

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Hj Lesty Nuraini Apt MKes

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2019 yang dilaksanakan di Rumah Sakit Siti Khodijah Palembang, Selasa (19/11/2019).

Adapun yang hadir dalam acara Peringatan HKN ini adalah Gubernur Sumsel H Herman Deru, Wali Kota Palembang H Harnojoyo, Pangdam ll/Sriwijaya Mayjen TNI  Irwan, Kapolda Sumsel yang mewakili, Untuk DPR Komisi V yang mewakili, Pengadilan Tinggi, Rektor Universitas Sriwijaya yang mewakili, Rector UIN, Rektor Muhammadyah, Ombusmand, Kepala BNN Sumsel, Porkompinda, Bupati/Walikota se-Sumsel, seluruh Kepala Rumah Sakit se-Sumsel, seluruh Puskesmas se-Sumsel.

Usai membuka acara Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Hj Lesty Nuraini Apt MKes, dalam Wawancaranya mengatakan,” Kita mengadakan peringatan Hari Kesehatan Nasional Ke-55 Tahun, Gubernur pada hari ini diberikan penghargaan untuk Kabupaten/Kota Sehat, kita mendapatkan 5 Kabupaten/Kota dan Kepala Dinas Kesehatan,”katanya.

” Kedepannya anak muda siap menjadi Agent Of Change Preventif dan Promotif Kesehatan. Prioritas dari Menteri Kesehatan yang paling penting adalah Jaminan Kesehatan Nasional. Semua ini adalah Pejuang Pembangunan Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan. Acara ini juga diselenggarakan atas dana APBD dilahan RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumsel yang luasnya kurang lebih 1,4 Hektar yang sekarang sudah berusia  1 Tahun,” ungkap Lesty.

Lesty menerangakan,” RSUD Siti Fatimah ini kami harap dapat dilihat oleh pemerintah Provinsi dan kami mohon suport agar RSUD Siti Fatimah Sumsel ini benar benar bermanfaat bagi Masyarakat Provinsi Sumsel, karena RSUD ini dibangun dengan uang rakyat, membangun ini dengan perjuangan yang Sangat gigih dengan DPR,” terangnya.

Baca Juga:  Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
dr Asep Zainuddin Sp Pk selaku Direktur RSUD Siti Fatimah
dr Asep Zainuddin Sp Pk selaku Direktur RSUD Siti Fatimah

dr Asep Zainuddin Sp Pk selaku Direktur RSUD Siti Fatimah menambahkan,”Terkait masalah pelayanan kita mewarnai Hari Kesehatan Nasional sesuai dengan masukan dari Gubernur kita harus meningkatkan kualitas terutama SDM, untuk alat alat medis kita harus lebih canggih dan kewajiban kita untuk pemeliharaannya dan kemanfaatannya,”tambah Acep.

“Kita lebih fokus mengenai pasilitas SDM yang mana masih ada yang kurang akan kita lengkapi,  Samting itu deteksi awal seperti dipuskesmas ditingkat pelayanan dasar untuk deteksi Awalnya, Rumah Sakit sudah punya terapi tetapi Rumah Sakit berperan dalam pencegahan juga, seperti Ibu Hamil dan segala macamnya, mencegah bayi jangan sampai bayi lahir kalau tidak dikelola jadi samting nantinya,”

Baca Juga:  Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran

Asap berharap dengan Hari Kesehatan Nasioanl (HKN) sistem pelayanan dan alat medis unggulannya dari kaderesasi jantung unggulan lainnya kemedical Check Up kedepan harus ada Check Up Disum tidak lagi menakutkan dan tidak dehidrasi terutama bagi masyarakat luar Palembang,” harapnya.

“Semoga kita kedepannya dapat lebih baik secara infernal pelayanan yang baik kita juga dapat meningkatkan kualitas Ilmu kualitas Pengalaman, makin banyaknya pasien makin banyak kunjungan juga semakin terlatih”pungkasnya.

 

Laporan: Akip

Berita Terkait

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla–ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Senin, 7 September 2026 - 15:55 WIB

PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla–ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB