98 Persen, Pemerintah Kuasai Saham Kilang PT TPPI

- Jurnalis

Kamis, 26 Desember 2019 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Trans Pasific Petrochemical Indotama

PT Trans Pasific Petrochemical Indotama

WIDEAZONE.COM, JAKARTA — Saham terbesar kilang PT Trans Pacifik Petrochemical Indotama (TPPI) yang posisinya di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban Jawa Timur tetap dipegang negara.

Presiden Joko Widodo, mengatakan unit usaha strategis seperti PT TPPI tetap dipegang pemerintah. “Negara 98%, sedangkan pemodal lama hanya dua persen saja,” tukas Kepala Negara.

Karena itu, kata Presiden, untuk pengembangan usahanya, pada Sabtu lalu (21/12/2019), Joko Widodo memerintahkan Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Dirut Pertamina dan Komisaris Utama (Komut) Basuki Tjahaja Purnama atau biasa dipanggil Ahok itu segera mempercepat penyelesaian kilang PT TPPI tersebut.

Meski mintanya empat tahun, kata Presiden, namun ia memerintahkan agar segera dirampungkan dalam waktu tidak lebih dari tiga tahun saja.

Baca Juga:  Perumda Pasar Palembang Jaya Gandeng PTBA Benahi Pasar Tradisional ‎
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Gambar Istimewa)
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Gambar Istimewa)

Karena sudah menunggu selama lima tahun, imaka Presiden meminta agar Januari mendatang ia meminta sudah ada kejelasan terkait permintaan itu.

“Dengan percepatan pembangunanya bisa hemat Rp 56 triliun. Sebab kilang minyak TPPI itu merupakan kilang terbesar di Indonesia. Kilang ini bisa memproduksi aromatik, baik paraxylene, orthoxylene, benzene, toluene, heavy aromatic, pertamax, elpiji, solar dan kerosene,” ujar Joko Widodo dalam peninjauannya yang didampingi Ibu Negara, Iriana.

Menurut Presiden, produksi kilang minyak TPPI sangat maksimal. Selain itu bisa menghemat devisa 4,9 miliar dolar AS atau sekitar Rp 56 triliun. “Produksi pabrik pengilangan minyak PT TPPI ini bisa semua. Itu merupakan substitusi, karena setiap tahunnya bisa kita impor. Padahal kita bisa memproduksinya sendiri, tapi tidak dilakukan,” katanya.

Karena itu Joko Widodo berharap agar kilang minyak itu benar-benar berproduksi maksimal, sehingga current acount defict atau neraca produksi akan lebih baik. “Pokoknya, kuncinya ada di sini,” katanya.

Baca Juga:  Revitalisasi Gedung Pasar 16 Ilir Jalan Terus, BCR Tantang Legalitas P3SRS dan Klaim Kepemilikan Kios

Selain Ibu Negara, turut mendampingi presiden antara lain, Menteri BUMN Erick Thohir, Mensesneg Praktikno, Wakil Menteri ESDM Boy G Sadikin Gubernir Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Dirut Pertamina Nicke Widyawati, Komisaris Umum Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan CEO PT Trans Pasific Petrochemical Indotama Yulian Dekri. (*)

Laporan Abror Vandozer/Rel
Editor Anto Narasoma

Berita Terkait

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
Drama Taksi Listrik Asal Vietnam, Sikap Ketua ADO Sumsel? Warganet Bongkar Jejak Seruan Demo
BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius “ASBUN” Ultimatum 2×24 Jam Minta Maaf ‎
PT TSM Bikin Kejutan di Hari Pelanggan Nasional, Komisaris Bagikan Makanan Bergizi Langsung ke Pelanggan
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Tunjangan Pendidikan Pegawai Tirta Musi Tak Kunjung Cair, Dijanjikan Dua Pekan Malah Review
Revitalisasi Gedung Pasar 16 Ilir Jalan Terus, BCR Tantang Legalitas P3SRS dan Klaim Kepemilikan Kios
Perumda Pasar Palembang Jaya Gandeng PTBA Benahi Pasar Tradisional ‎

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Senin, 14 September 2026 - 11:42 WIB

Drama Taksi Listrik Asal Vietnam, Sikap Ketua ADO Sumsel? Warganet Bongkar Jejak Seruan Demo

Sabtu, 5 September 2026 - 17:00 WIB

BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius “ASBUN” Ultimatum 2×24 Jam Minta Maaf ‎

Sabtu, 5 September 2026 - 06:37 WIB

PT TSM Bikin Kejutan di Hari Pelanggan Nasional, Komisaris Bagikan Makanan Bergizi Langsung ke Pelanggan

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB