Menurut Amali, para atlet sudah melakukan perjuangan yang luar biasa untuk bisa lolos ke Paralympics 2020 yang dimulai dengan mengikuti berbagai single event di berbagai negara untuk mendapatkan poin. Selain itu, sudah melakukan tahapan persiapan Pelatnas sejak Oktober 2020 lalu.
Oleh karena itu, meski melakukan latihan dan persiapan dalam situasi pandemi, namun hal itu tidak boleh menjadi alasan untuk tidak berprestasi karena atle-atlet di negara lain pun mengalami mengalami hal yang sama.
“Kita tidak boleh merasa ada yang lebih atau kita merasa berada di belakang dari atlet atau peserta dan negara-negara lain starnya sama,” jelasnya.
Menpora pun mengingatkan bahwa para atlet yang terpilih untuk mengikuti ajang olahraga tersebut mewakili lebih dari 267 juta rakyat Indonesia.
“Saya berharap pemerintah berharap, bapak Presiden Jokowi berharap anda tunjukkan kemampuan terbaik anda di lapangan nanti, all out untuk bertanding, berjuang, karena anda semua adalah pahlawan-pahlawan olahraga Indonesia. Sebagai pahlawan itu, ada jiwa ksatria, pantang menyerah dan bertanding sampai titik akhir,” harapnya. (JN)

















![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

