Berbeda dengan Olimpiade 2020, event Paralimpiade 2020 membutuhkan sejumlah fasilitas dan sarana sedikit berbeda. Hal itu dikarenakan terdapat sejumlah atlet yang menggunakan kursi roda atau alat bantu jalan lainnya.
“Saya sangat senang dengan fasilitas lengkap yang disediakan oleh tuan rumah,” aku Senny.
Selama berada di Negeri Sakura, kontingen Indonesia juga banyak mendapat dukungan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo. Setiap hari selalu ada perwakilan KBRI yang selalu membantu kontingen Indonesia.
“Kehadiran pegawai KBRI di sini sangat membantu kami dalam banyak hal. Mereka tiap hari hadir di wisma atlet untuk mendampingi kontingen. Karena mereka juga bisa bahasa Jepang, jadi mereka juga sering menjadi penerjemah bagi kami,” ungkap Senny.
Dukungan dari KBRI di Tokyo telah dirasakan oleh kloter pertama kontingen Indonesia sejak mendarat di Tokyo. Setelah keluar dari pesawat, kontingen langsung di sambut oleh Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Tri Purnajaya bersama sejumlah jajaran dan pegawai menyambut kontingen.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

