Sekda Aprizal Minta Dishub Disiplin di Titik Rawan Macet

- Jurnalis

Senin, 22 September 2025 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Aprizal Hasyim saat saat memimpin apel besar di Kantor Dishub Palembang, Senin 22 September 2025.

Sekda Aprizal Hasyim saat saat memimpin apel besar di Kantor Dishub Palembang, Senin 22 September 2025.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Sekretaris Daerah [Sekda] Kota Palembang, Aprizal Hasyim mengaku kemacetan di Palembang terjadi hampir setiap pagi dan sore.

“Terutama akibat aktivitas antar-jemput sekolah, bekerja, hingga pasar,” ungkapnya saat memimpin apel besar di Kantor Dishub Palembang, Senin 22 September 2025.

Bahkan, Aprizal memminta jajaran petugas Dinas Perhubungan [Dishub] menegakkan diaiplin di lapangan, khususnya di titik-titik rawan kemacetan. Karena itu, ia meminta jajarannya bekerja sama dengan stakeholder terkait agar penanganan lalu lintas berjalan efektif.

“Keberadaan Dishub sangat dirasakan masyarakat. Karena itu saya tekankan disiplin, terutama dalam menjaga titik-titik kemacetan. Jika petugas hadir, masyarakat akan merasa nyaman,” tegasnya.

Ia menambahkan, Dishub tidak hanya bertugas mengatur lalu lintas, tetapi juga mengurus penerangan jalan umum [PJU]. Menurutnya, semua tugas pokok ini langsung bersentuhan dengan masyarakat sehingga perlu dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Baca Juga:  Katim Wasev TMMD Serap Aspirasi Warga Talang Jambe, Pastikan Program Tepat Sasaran

Selain soal disiplin, Aprizal juga meninjau pelaksanaan tes urine massal di lingkungan Dishub Palembang. Sebanyak 300 pegawai dari ASN, PPPK, hingga PHL mengikuti tes ini untuk memastikan aparatur bebas dari narkoba.

“Siapa pun yang terbukti positif akan dikenakan sanksi tegas sesuai aturan. ASN harus bersih dan bebas narkoba agar bisa mendukung program unggulan pemerintah kota,” tegasnya.

Sementara, Kepala Dishub Kota Palembang, Agus Supriyanto menyebut pihaknya menempatkan petugas di 21 titik kemacetan, di antaranya simpang Parameswara, simpang Angkatan 45, simpang Polda, serta kawasan sekolah Muhammadiyah dan Palimo.

Baca Juga:  200 Mobil Listrik Asal Vietnam Bakal Ngaspal di Palembang, Pantik Sorotan Tajam DPRD, Dishub Belum Tahu Soal Sertifikasi Supir

600 Petugas Dishub Telah Jalani Tes Urine

Menyoal tes urine, Kepala Kesbangpol Kota Palembang, Rudi Irawan menjelaskan tes ini merupakan instruksi langsung Wali Kota Palembang bekerja sama dengan BNN. Hingga kini, sudah ada 600 pegawai dari tiga OPD yang menjalani tes urine, dan program ini akan dilanjutkan ke OPD lainnya.

“Target kami adalah zero pengguna narkoba di lingkungan Pemkot Palembang,” tegas Rudi.

Dengan langkah ini, Pemkot Palembang berharap dapat mewujudkan pelayanan publik yang lebih disiplin, bersih, dan profesional bagi masyarakat. [Abror Vandozed/red]

Berita Terkait

Kendaraan Listrik di Sumsel Tembus 2.047 Unit, PLN Perkuat SPKLU Center
NasDem Sumsel Run 2026 Gratis: 2.000 Slot Ludes Diserbu Masyarakat
TO Curat Pembobol Rumah Kosong di Palembang Dibekuk Jatanras Polda Sumsel
Sidang SMBR: Saksi Ungkap Surat Penugasan KMM, Selisih Stok 27 Ribu Ton hingga Beban Bunga Rp118 Miliar
Sidang Dugaan Korupsi Semen Baturaja, Pengacara: Pinjaman Rp1,8 Triliun Bukan Era Dede-Jamil
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
Fakta Terungkap di Persidangan Usai 15 Tahun Warga Kenten Raya Tercekik Krisis Air Bersih Tirta Betuah
Polres OKU Timur Matangkan Operasi Sikat I Musi 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 17:12 WIB

Kendaraan Listrik di Sumsel Tembus 2.047 Unit, PLN Perkuat SPKLU Center

Sabtu, 26 September 2026 - 16:54 WIB

NasDem Sumsel Run 2026 Gratis: 2.000 Slot Ludes Diserbu Masyarakat

Kamis, 24 September 2026 - 22:36 WIB

TO Curat Pembobol Rumah Kosong di Palembang Dibekuk Jatanras Polda Sumsel

Kamis, 24 September 2026 - 22:22 WIB

Sidang SMBR: Saksi Ungkap Surat Penugasan KMM, Selisih Stok 27 Ribu Ton hingga Beban Bunga Rp118 Miliar

Kamis, 24 September 2026 - 22:14 WIB

Sidang Dugaan Korupsi Semen Baturaja, Pengacara: Pinjaman Rp1,8 Triliun Bukan Era Dede-Jamil

Berita Terbaru