Rakor Bersama Menko AHY: Gubernur & Wali Kota Palembang Desak Percepatan Revitalisasi Rusun 26 Ilir

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono [AHY], duduk bersama Gubernur Sumsel H Herman Deru, Walikota Palembang Ratu Dewa, serta seluruh kepala daerah se-Sumsel untuk membahas percepatan pembangunan strategis.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono [AHY], duduk bersama Gubernur Sumsel H Herman Deru, Walikota Palembang Ratu Dewa, serta seluruh kepala daerah se-Sumsel untuk membahas percepatan pembangunan strategis.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG| Rapat Koordinasi [Rakor] yang digelar di Griya Agung, Selasa 10 Februari 2026, menghadirkan momentum penting bagi masa depan infrastruktur Sumatera Selatan.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono [AHY], duduk bersama Gubernur Sumsel H Herman Deru, Walikota Palembang Ratu Dewa, serta seluruh kepala daerah se-Sumsel untuk membahas percepatan pembangunan strategis.

Meski agenda mencakup isu besar seperti jalan tol, pelabuhan, dan infrastruktur pendukung lainnya, perhatian khusus tertuju pada Rusun 24–26 Ilir Palembang yang kondisinya dinilai tidak layak huni.

Gubernur Herman Deru menegaskan perlunya percepatan revitalisasi rusun tersebut. Ia menyebutkan bahwa kendala birokrasi dan teknis masih menghambat realisasi program yang sebelumnya sempat ditinjau oleh Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman.

Deru menekankan bahwa keberadaan rusun yang kumuh bukan hanya masalah sosial, tetapi juga mengganggu estetika kota Palembang sebagai pusat kebudayaan dan ekonomi Sumsel.

Baca Juga:  SKAKMAT! BPH Bongkar Borok YPLP-PT Sumsel: Pemecatan Rektor UPGRI Palembang Ilegal Alias Kudeta ‎

Sementara itu, Walikota Palembang Ratu Dewa turut memperkuat desakan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa sejak awal masa jabatannya, berbagai audiensi telah dilakukan dengan kementerian terkait, termasuk dengan Menteri, Dirjen, dan Direktur teknis.

“Skema revitalisasi sebenarnya sudah disiapkan, baik melalui opsi Proyek Strategis Nasional (PSN) maupun hibah lahan kepada Pemerintah Kota,” ungkapnya.

Ratu Dewa mengatakan, dirinya ingin secara langsung menyampaikan terkait revitalisasi Rusun tersebut. “Kalau memang saya tadi diberi kesempatan untuk menyampaikan, progres itu juga sebenernya yang ingin saya sampaikan,” kata Ratu Dewa.

“Kita sudah beberapa kali ditinjau, baik oleh pak Wamen ketika satu bulan saya menjabat. Bahkan kita juga sudah beraudiensi secara langsung bersama bapak Menteri, pak Dirjen dan pak Direktur,” tambahnya.

Baca Juga:  Revitalisasi Gedung Pasar 16 Ilir Jalan Terus, BCR Tantang Legalitas P3SRS dan Klaim Kepemilikan Kios

Menanggapi apa yang telah dipaparkan oleh Gubernur Sumsel dalam rapat koordinasi tersebut, Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan akan segera berkoordinasi kepada Kementerian terkait.

“Terima kasih atas apa yang telah disampaikan, semoga Sumatera Selatan semakin maju, dan masyarakatnya mendapatkan kesejahteraan seperti apa yang kita harapkan bersama,” tutupnya..
Namun, hingga kini belum ada kepastian eksekusi, sehingga masyarakat penghuni rusun masih menunggu kepastian.

Menko AHY menyambut baik masukan dari Gubernur dan Walikota. Ia berjanji akan segera melakukan koordinasi lintas kementerian untuk memastikan percepatan revitalisasi dapat berjalan.

“Terima kasih atas apa yang telah disampaikan. Semoga Sumatera Selatan semakin maju, dan masyarakatnya mendapatkan kesejahteraan seperti yang kita harapkan bersama,” ujar AHY menutup Rakor. [AbV/red]

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Sabtu, 12 September 2026 - 13:09 WIB

Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB